Thursday, April 30, 2009

Buntelan... Buntelan...

Kemarin dapet kiriman buku dari Grasindo... eh, tepatnya dari Mbak Windry. Buku barunya, 'Metropolis'. Covernya keren, kaya' headline di koran gitu, tapi seremmm... abis ada bercak darahnya. Sepertinya ini novel tentang mafia narkotika. Main-main ke blog-nya, jadi ngebayangin kaya' film-film Cina. Tokoh-tokohnya tampak misterius, tapi keren-keren.

Asyik deh, ada bacaan buat weekend ini.

-----
Metropolis
Windry Ramadhina
Grasindo, 2009
331 Hal.

Gilli tertawa. “Keras kepala boleh, Kawan. Semua Saada memang begitu. Aku maklum. Tapi, jangan lalu kau jadi bodoh! Sudah delapan pemimpin mati. Kau kira ini perseteruan biasa?”
Perkataan Gilli membuat Ferry berpikir ulang. Sejak lama ia memang merasa janggal dengan kematian beruntun para pemimpin Sindikat 12, tetapi ia seakan dibutakan oleh kebenciannya terhadap
Geng Gilli sehingga mengabaikan kecurigaannya itu.
“Hubungi Blur. Minta dia kumpulkan Sindikat 12,” kata Gilli lagi.

Monday, April 20, 2009

.......


… there is always a silver lining,
in every clouds…



(dapet quote ini waktu les bahasa inggris di LIA, dan sampai sekarang selalu muncul di kepala gue setiap kali gue lagi down…)

Update: ‘Shopping List’

1. Honeymoon with My Brother - Franz Wisner
2. Inkheart - Cornelia Funke
3. Drachenreiter: Sang Penunggang Naga – Cornelia Funke
4. The Magician – Michael Scott
5. Pangeran Pencuri - Herr Der Diebe – Cornelia Funke
6. The Witch of Portobello – Paulo Coelho
7. Spook’s Apprentice - Joseph Delaney
8. The Last Concubine - Lesley Downer
9. Book Thief – Markus Zusak
10. The Host – Stephanie Meyer
11. Graveyard – Neil Gaiman

The Expressions…


Want to Know…


Tuesday, April 14, 2009

Thai Festival @ Senayan City


Hari Sabtu kemarin, waktu jalan-jalan ke Senayan City, kita ngeliat ada Thai Tourism Festival – temanya ‘Wonderful Thailand’. Ya yang dipamerin/dijual, ada makanan khas Thailand, kaya’ bumbu Tom Yang Kung, ada Thai Silk, terus, travel-travel yang nawarin paket liburan ke Thailand, ada Thai Massage, dan ada kue-kue khas Thailand (yang sayangnya gak boleh diicip-icip – jadi hanya dipandangin aja tuh bentuknya yang mungil dan cantik-cantik). Ada juga pertunjukkan Thai Puppet.

Di foto searah jarum jam: (1) Thai Puppet; (2) Kue Kachowseeda dan kue Mowton; (3) Kue Senaejun dan kue Jamongkut; (4) kue lagi (gak tau namanya apa) – tapi ini sering banget ada di resto Thailand.

Ironis banget gak sih… di saat lagi promo tentang Thailand, di saat yang sama juga lagi ada demo di Thailand sana…

Monday, April 13, 2009

When choosing a book…

Kadang-kadang, dalam hal pemilihan buku, apa yang dibaca orang sering ikut mempengaruhi gue. Contohnya aja waktu gue tiba-tiba tertarik pengen baca ‘Honeymoon with my Brother’. Gue itu amat sangat jarang tertarik untuk baca yang namanya buku non-fiksi, memoar. Karena menurut gue, suka jadi membosankan. Makanya waktu buku ini terbit terjemahannya, dan banyak yang bilang buku ini bagus, gue masih blom tergerak.

Tapi… waktu di blog ini bilang buku ini bagus, entah kenapa, gue jadi gak sabaran pengen baca juga. Bahkan gue nyaris memesan signed copy-nya!! Hehehe… blog ini emang sering banget mempengaruhi gue buat baca sebuah buku. Waktu gue masih lumayan aktif di bookmooch.com, gue sering me-mooch buku-buku berdasarkan blog-nya mbak Alaaya ini (meskipun gue gak kenal juga sih sama beliau).

Waktu di Gramedia PIM, gue masih sedikit ragu-ragu… takutnya buku ini hanya gue baca sebentar lalu gue tinggalin karena bosen. Makanya, gue sempet baca sekilas buku yang udah kebuka sampul plastiknya, demi untuk lebih meyakinkan gue kalo buku ini emang bagus.

Dan, waktu weekend panjang kemarin, gue juga nyari buku yang ringan buat dibaca pas liburan. Gue ingetlah buku Glam Girls di blognya Mina. Meskipun gue bisa nebak-nebak apa isi buku ini, toh, gue beli juga buku ini, dua seri sekaligus. Buku yang juicy, yang kriuk… lumayan pas buat santai-santai…

Bahkan, gara-gara baca Glam Girls - si Adrianna kan nge-fans sama Phillip Roth, gue juga jadi pengen tahu siapa Phillip Roth itu. Bukunya apa aja… bagus gak… hmmm.. tapi kaya’nya blom ada yang diterjemahin ya?

The Tales of Beedle the Bard dari GPU

Yiiipppeee… dapet buku gratis dari GPU…. The Tales of Beedle the Bard-nya JK Rowling edisi bahasa Indonesia – judulnya jadi: Kisah-Kisah Beedle si Juru Cerita. Dapet dari ikutan pasang banner-nya buku ini di blog.

Udah punya yang bahasa Inggris sih… tapi blom dibaca. Asyik deh… buat nambahin koleksi bukunya Mika… hehehe.. mamanya dulu yang baca…dan, baru diceritain ke Mika…

=================

Kisah-Kisah Beedle Si Juru Cerita menceritakan lima dongeng beragam, dengan karakter magisnya masing-masing, yang akan menghadirkan kegembiraan, tawa, Dan ketegangan bagi para pembaca.

Catatan tambahan untuk setiap cerita yang ditulis langsung oleh Professor Albus Dumbledore pasti akan dinikmati semua orang, baik Muggle ataupun kalangan penyihir. Seperti biasa Professor Dumbledore membahas pelajaran-pelajaran moral yang bisa didapat dari kisah-kisah ini, juga membocorkan sedikit informasi mengenai kehidupan di Hogwarts.

Ini adalah buku ajaib, lengkap dengan ilustrasi sang penulis sendiri, J. K Rowling. Kisah-kisahnya akan terus kausimpan dalam hati selama tahun-tahun mendatang.

Catatan:
1. Royalti buku ini akan didonasikan kepada Children’s High Level Group.
2. Children’s High Level Group (CHLG) berkampanye untuk melindungi Dan mempromosikan hak-hak anak, serta membuat kehidupan anak-anak yang rentan menjadi lebih baik.

Now Reading: Honeymoon With My Brother

Honeymoon With My Brother
Bertualang Keliling Dunia Gara-gara Putus Cinta
Franz Wisner
Penerbit Serambi – November 2008
486 Hal.

Apa yang akan Anda lakukan jika tunangan Anda mencampakkan Anda menjelang pesta pernikahan saat semua undangan telah disebar dan sebagian tamu tengah berada dalam perjalanan ke kota Anda?

Kehidupan Franz Wisner seolah-olah hancur berantakan ketika tunangannya yang telah dipacarinya selama 10 tahun memutuskan hubungan seminggu sebelum hari pernikahan mereka. Dengan pesta pernikahan dan bulan madu yang telah siap menanti, ada dua pilihan yang tersedia baginya: membatalkan semuanya atau menjalankannya tanpa mempelai wanita. Didukung oleh adiknya, Kurt Wisner, dan para sahabatnya, Franz yang nyaris putus asa mengambil pilihan kedua.

Bulan madu yang awalnya dianggap sebagai gurauan untuk meringankan beban hati, ternyata berubah menjadi pengalaman luar biasa. Franz dan Kurt, dua bersaudara yang semula merasa saling terasing menemukan kembali jati diri dan keintiman mereka. Keduanya kemudian memutuskan berhenti dari pekerjaan mereka, menjual rumah mereka, menyumbangkan pakaian dan perabot mereka, membuang ponsel dan penyeranta mereka, lalu pergi bersama mengelilingi dunia.

Setelah bertualang selama empat tahun dan menyinggahi lebih dari enam puluh negara, termasuk Indonesia, hubungan mereka justru semakin erat. Franz yang semula patah hati akhirnya menemukan makna hidup yang baru.

Perjalanan mereka pun berubah menjadi sebuah cara baru menikmati hidup. Dari alam liar Amerika Latin hingga Eropa Timur dan Timur Tengah, dari Afrika hingga Asia Tenggara, Australia dan Selandia Baru, setiap petualangan baru membawa mereka ke tempat-tempat yang lebih unik dan menarik, diwarnai aneka kisah seru yang mereka alami.

Lucu, menyentuh, dan sekaligus sangat menghibur, buku ini bakal memancing hasrat bepergian Anda. Mengikuti kedua bersaudara itu sedikit demi sedikit menanggalkan setiap rutinitas harian mereka dan hidup bebas merdeka, mau tak mau Anda akan berharap dapat melakukannya juga

Wednesday, April 8, 2009

Satu Hari Lagi…

… Pemilu 2009…
Tapi, gue gak dapet surat undangan untuk memilih dari TPS setempat…
Sementara itu, adek gue yang udah pindah rumah dan punya KTP baru malah dapet…
Meskipun, gue juga gak tau sih, mau milih yang mana ya???

Tuesday, April 7, 2009

Today…

… is my 6th year at HBT…
wow… never thought I would be this long in this company…

Monday, April 6, 2009

Wish List ‘or’ Shopping List?

Bikin wish list ahhh… atau daftar belanjaan aja deh… (hehehe.. karena pastinya sebagian besar akan merogoh kocek sendiri…). Soalnya baru aja nge-cek bukukita.com and inibuku.com… koq tiba-tiba banyak buku baru ya??

Coba… apa aja ya, yang masuk daftar belanjaan?

1. Honeymoon with My Brother - Franz Wisner
2. Inkheart - Cornelia Funke
3. Drachenreiter: Sang Penunggang Naga – Cornelia Funke
4. The Magician – Michael Scott
5. Pangeran Pencuri - Herr Der Diebe – Cornelia Funke
6. The Witch of Portobello – Paulo Coelho
7. Spook’s Apprentice - Joseph Delaney
8. The Last Concubine - Lesley Downer

??? Cuma 8 buku? Masa’ sih??? Hehehe.. pastinya bakalan bertambah banyak nih nanti…

Mika lagi ‘Baca’ Buku


Beginilah gaya Mika kalo lagi ‘baca’ buku. Serius… meskipun bukunya terbalik.. hehehe… kadang-kadang, keningnya berkerut, mulutnya komat-kamit… dan kalau ketemu gambar yang dikenalnya, langsung Mika bilang, “Bbbuuuu…” sambil nunjuk gambarnya. Entah itu gambar traktor, balon, domba, ayam… atau apa aja…

Kalau lagi makan, harus sedia buku yang banyak, biar Mika makannya anteng. Bosan buku yang satu, dikasih buku yang lain, bosen lagi… ganti buku lagi… Uhhh.. entah udah berapa buku yang kotor kena makanan…

Hmmm.. semoga Mika ‘ketularan’ Mamanya yang ‘gila’ baca…

Friday, April 3, 2009

Because of…

Karena baca, ‘Teka-Teki Cinta sang Pramusaji’, gue jadi pengen nonton ‘Slumdog Millionaire’… dan gue jadi pengen dateng ke India… meskipun temen gue bilang (dan rasanya gue sering membaca kata-kata ini juga), kalo India adalah tempat yang paling gak pengen dia datengin, kalo India adalah tempat yang paling kotor, jorok dan berantakan di dunia…

Tapi…. Karena baca ‘Taj Mahal’ gue jadi bermimpi untuk bisa berkunjung ke India, ngeliat gimana indahnya Taj Mahal…

Buku Mogok (1): Married with a Vampire

Married with a Vampire
Joko D. Mukti
GPU – Maret 2009
344 Hal.

Vampir cantik dari New York.
Pemuda kesepian yang nyaris jadi gelandangan.
Pertempuran untuk kebebasan di sebuah kota yang dihantam wabah vampir.
Cinta yang tumbuh dalam jalinan gairah menggelegak.
Pernikahan mustahil dari kegilaan dan kesunyian hati manusia.
Tragedi yang mengintai dari sudut-sudut gelap keliaran dan keganasan.
Siapakah yang akan menang? Siapakah yang akan tercampak?
Dan di manakah letak cinta yang dihidupi dengan darah?

Well… well… membaca kilasan cerita, gue sempat tertarik. Gue mengharapkan sedikit kisah romantis a la Edward Cullen dan Bella Swan. Meskipun dari cover, tentunya gue harusnya tau, buku ini gak akan seromantis itu.

Dari awal cerita, suasana ‘gelap’ udah terasa. Diawali dengan kekecewaan, langsung disambung dengan suasana histeris dan menakutkan.

Terus, gue jadi bosan… karena agak-agak gak jelas cerita ini mau dibawa ke mana. Gue jadi males nerusinnya. Maunya jadi cerita ‘horor’, koq rada nanggung gitu tegangnya. Banyak yang kaya’nya rada maksa (menurut gue lhooo…). Dan, jadilah buku ini gak gue terusin…

Karena gak sabar, gue langsung menuju lembar-lembar terakhir, yang gue baca hanya sekilas, terus gue liat, buku ini akan ada sekuelnya. Biasanya sih, kalo tau ada sekuelnya, gue suka tertarik mau baca lagi… tapi… ntar dulu ahhh