Tuesday, August 31, 2010

Now Reading: Sang Pencerah

Sang Pencerah: Novelisasi Kehidupan K.H. Ahmad Dahlan dan Perjuangannya Mendirikan Muhammadiyah
Akmal Nasery Basral @ 2010
Mizan - Cet. I, Juni 2010
461 hal.

Dari ujung mataku, kulihat kebingungan di wajah para remaja itu.

"Kenapa main musik londo, Kiai?" tanya Jazuli

"Memangnya kenapa?" Aku balik bertanya. Mereka tampak semakin bingung.
"Bukannya alat musik itu bikinan orang kafir?" sanggah Daniel.

"Orangnya yang kafir, alat musiknya tidak ada yang muslim atau yang kafir," jawabku sambil kembali menggesek biola perlahan-lahan.

Begitulah kontroversi sosok Ahmad Dahlan. Dia merupakan sosok anak muda pendobrak tradisi, yang tak lain berniat agar Isalm kembali menjadi rahmat bagi semesta alam, bukan Isalm yang menyulitkan pemeluknya sendiri. Pada masanya, dia bahkan dianggap kafir, tetapi beberapa orang yang berpikiran terbuka dan banyak anak-anak muda yang kritis menyukai caranya. Simak perjalanan penuh liku dari toko karismatik sejarah Islan dalam novel historis ini.

No comments: