Monday, April 13, 2009

Now Reading: Honeymoon With My Brother

Honeymoon With My Brother
Bertualang Keliling Dunia Gara-gara Putus Cinta
Franz Wisner
Penerbit Serambi – November 2008
486 Hal.

Apa yang akan Anda lakukan jika tunangan Anda mencampakkan Anda menjelang pesta pernikahan saat semua undangan telah disebar dan sebagian tamu tengah berada dalam perjalanan ke kota Anda?

Kehidupan Franz Wisner seolah-olah hancur berantakan ketika tunangannya yang telah dipacarinya selama 10 tahun memutuskan hubungan seminggu sebelum hari pernikahan mereka. Dengan pesta pernikahan dan bulan madu yang telah siap menanti, ada dua pilihan yang tersedia baginya: membatalkan semuanya atau menjalankannya tanpa mempelai wanita. Didukung oleh adiknya, Kurt Wisner, dan para sahabatnya, Franz yang nyaris putus asa mengambil pilihan kedua.

Bulan madu yang awalnya dianggap sebagai gurauan untuk meringankan beban hati, ternyata berubah menjadi pengalaman luar biasa. Franz dan Kurt, dua bersaudara yang semula merasa saling terasing menemukan kembali jati diri dan keintiman mereka. Keduanya kemudian memutuskan berhenti dari pekerjaan mereka, menjual rumah mereka, menyumbangkan pakaian dan perabot mereka, membuang ponsel dan penyeranta mereka, lalu pergi bersama mengelilingi dunia.

Setelah bertualang selama empat tahun dan menyinggahi lebih dari enam puluh negara, termasuk Indonesia, hubungan mereka justru semakin erat. Franz yang semula patah hati akhirnya menemukan makna hidup yang baru.

Perjalanan mereka pun berubah menjadi sebuah cara baru menikmati hidup. Dari alam liar Amerika Latin hingga Eropa Timur dan Timur Tengah, dari Afrika hingga Asia Tenggara, Australia dan Selandia Baru, setiap petualangan baru membawa mereka ke tempat-tempat yang lebih unik dan menarik, diwarnai aneka kisah seru yang mereka alami.

Lucu, menyentuh, dan sekaligus sangat menghibur, buku ini bakal memancing hasrat bepergian Anda. Mengikuti kedua bersaudara itu sedikit demi sedikit menanggalkan setiap rutinitas harian mereka dan hidup bebas merdeka, mau tak mau Anda akan berharap dapat melakukannya juga

Wednesday, April 8, 2009

Satu Hari Lagi…

… Pemilu 2009…
Tapi, gue gak dapet surat undangan untuk memilih dari TPS setempat…
Sementara itu, adek gue yang udah pindah rumah dan punya KTP baru malah dapet…
Meskipun, gue juga gak tau sih, mau milih yang mana ya???

Tuesday, April 7, 2009

Today…

… is my 6th year at HBT…
wow… never thought I would be this long in this company…

Monday, April 6, 2009

Wish List ‘or’ Shopping List?

Bikin wish list ahhh… atau daftar belanjaan aja deh… (hehehe.. karena pastinya sebagian besar akan merogoh kocek sendiri…). Soalnya baru aja nge-cek bukukita.com and inibuku.com… koq tiba-tiba banyak buku baru ya??

Coba… apa aja ya, yang masuk daftar belanjaan?

1. Honeymoon with My Brother - Franz Wisner
2. Inkheart - Cornelia Funke
3. Drachenreiter: Sang Penunggang Naga – Cornelia Funke
4. The Magician – Michael Scott
5. Pangeran Pencuri - Herr Der Diebe – Cornelia Funke
6. The Witch of Portobello – Paulo Coelho
7. Spook’s Apprentice - Joseph Delaney
8. The Last Concubine - Lesley Downer

??? Cuma 8 buku? Masa’ sih??? Hehehe.. pastinya bakalan bertambah banyak nih nanti…

Mika lagi ‘Baca’ Buku


Beginilah gaya Mika kalo lagi ‘baca’ buku. Serius… meskipun bukunya terbalik.. hehehe… kadang-kadang, keningnya berkerut, mulutnya komat-kamit… dan kalau ketemu gambar yang dikenalnya, langsung Mika bilang, “Bbbuuuu…” sambil nunjuk gambarnya. Entah itu gambar traktor, balon, domba, ayam… atau apa aja…

Kalau lagi makan, harus sedia buku yang banyak, biar Mika makannya anteng. Bosan buku yang satu, dikasih buku yang lain, bosen lagi… ganti buku lagi… Uhhh.. entah udah berapa buku yang kotor kena makanan…

Hmmm.. semoga Mika ‘ketularan’ Mamanya yang ‘gila’ baca…

Friday, April 3, 2009

Because of…

Karena baca, ‘Teka-Teki Cinta sang Pramusaji’, gue jadi pengen nonton ‘Slumdog Millionaire’… dan gue jadi pengen dateng ke India… meskipun temen gue bilang (dan rasanya gue sering membaca kata-kata ini juga), kalo India adalah tempat yang paling gak pengen dia datengin, kalo India adalah tempat yang paling kotor, jorok dan berantakan di dunia…

Tapi…. Karena baca ‘Taj Mahal’ gue jadi bermimpi untuk bisa berkunjung ke India, ngeliat gimana indahnya Taj Mahal…

Buku Mogok (1): Married with a Vampire

Married with a Vampire
Joko D. Mukti
GPU – Maret 2009
344 Hal.

Vampir cantik dari New York.
Pemuda kesepian yang nyaris jadi gelandangan.
Pertempuran untuk kebebasan di sebuah kota yang dihantam wabah vampir.
Cinta yang tumbuh dalam jalinan gairah menggelegak.
Pernikahan mustahil dari kegilaan dan kesunyian hati manusia.
Tragedi yang mengintai dari sudut-sudut gelap keliaran dan keganasan.
Siapakah yang akan menang? Siapakah yang akan tercampak?
Dan di manakah letak cinta yang dihidupi dengan darah?

Well… well… membaca kilasan cerita, gue sempat tertarik. Gue mengharapkan sedikit kisah romantis a la Edward Cullen dan Bella Swan. Meskipun dari cover, tentunya gue harusnya tau, buku ini gak akan seromantis itu.

Dari awal cerita, suasana ‘gelap’ udah terasa. Diawali dengan kekecewaan, langsung disambung dengan suasana histeris dan menakutkan.

Terus, gue jadi bosan… karena agak-agak gak jelas cerita ini mau dibawa ke mana. Gue jadi males nerusinnya. Maunya jadi cerita ‘horor’, koq rada nanggung gitu tegangnya. Banyak yang kaya’nya rada maksa (menurut gue lhooo…). Dan, jadilah buku ini gak gue terusin…

Karena gak sabar, gue langsung menuju lembar-lembar terakhir, yang gue baca hanya sekilas, terus gue liat, buku ini akan ada sekuelnya. Biasanya sih, kalo tau ada sekuelnya, gue suka tertarik mau baca lagi… tapi… ntar dulu ahhh