Thursday, August 12, 2010

Now Reading: Catching Fire

Catching Fire (Tersulut)
Suzanne Collins @ 2009
Hetih Rusli (Terj.)
GPU - Juli 2010
424 Hal.

Api pemberontakan sudah tersulut. Dan Capitol ingin membalas dendam

Katniss Everdeen berhasil keluar sebagai pemenang Hunger Games bersama Peeta Mellark. Tapi kemenangan itu menyulut kemarahan Capitol. Kemenangan Katniss ternyata membangkitkan semangat pemberontakan di beberapa distrik untuk menentang kekuasaan Presiden Snow yang kejam.
Presiden Snow mengancam Katniss untuk meredakan kegelisahan penduduk distrik dalam Tur Kemenangan-nya. Satu-satunya cara untuk meredakan kegelisahan penduduk adalah membuktikan bahwa dia dan Peeta saling mencintai tanpa ada keraguan sedikit pun. Jika gagal, keluarga dan semua orang yang disayangi Katniss menjadi taruhannya....

"Collins berhasil menulis buku kedua yang lebih bagus daripada buku pertama."
--The New York Times

"Buku ini jauh melampaui perkiraanku Sama serunya dengan The Hunger Games, tapi lebih mengena di hati... Luar biasa. Kau bakal rela bagadang membacanya. " - Stephenie Meyer, penulis Twilight Saga

Wednesday, August 11, 2010

Tuesday, August 10, 2010

Monday, August 9, 2010

Now Reading: ANNE OF INGLESIDE

ANNE OF INGLESIDE
Lucy Maud Montgomery
Maria M. Lubis (Terj.)
Qanita (Mizan Grup) - 2010
500 hal.

”Kabarnya kau punya enam anak ya?” tanya Christine pada Anne, tapi matanya menatap Gilbert.

”Banyak sekali. Aku sendiri tak pernah ingin punya anak. Kurasa punya anak adalah tujuan yang terlalu sempit bagi perempuan, di dunia yang sudah sesak ini.”

Anne panas. Berani-beraninya Christine Stuart menyepelekan anak-anaknya yang manis, sambil terus menatap Gilbert dan mengabaikan dia lagi! Apa salahnya menjadi seorang istri dan ibu?

Tapi, Anne maklum. Christine yang “malang” memang belum pernah menjadi ibu. Belum tahu asyiknya menceburkan diri dalam petualangan bersama anak-anak: kecemasan dan kekhawatiran melihat anak-anakmengalami patah hatinya yang pertama, kesyahduan tatkala memeluk bayi di hening malam, dan indahnya berbagi mimpi bersama mereka. Butuh seluruh imajinasi dan mimpi yang kau punya untuk melayani pertanyaan anak-anak yang tiada henti. Butuh kebijakan menghadapi imajinasi mereka, menghibur kekecewaan mereka dan tidak menertawakan mereka, serta semangat petualangan untuk menyelami dunia anak-anak yang mengejutkan dan kadang mencemaskan. Jadi, apakah Anne menyesal menjadi ibu, dan telah kehilangan semangat petualangan dan imajinasinya?

Tentu saja tidak. Dengan seluruh tekad dan imajinasinya, Anne akan membuktikan bahwa Christine salah! Dia masihlah Anne yang dulu, yang penuh mimpi dan masih pantas untuk dicintai Gilbert!

Serial klasik Anne of Green Gables menyajikan tokoh panutan yang kuat, independen, namun tetap feminin bagi gadis-gadis di seluruh dunia, sejak awal abad ke-20 hingga sekarang! —Online-literature.com

Wednesday, August 4, 2010

Friday, July 30, 2010

Now Reading: The Dogs of Babel

The Dogs of Babel
Carloyn Parkhurst @ 2003
Back Bay Books - 2004
264 hal.

"An inventive first novel.... I thought I knew a lot about love and grief.... but after allowing myself to be swept up by [Parkhurst's] story...I found that I had gained fresh insights into those as well." —New York Times Book Review

When his wife dies in a fall from a tree in their backyard, linguist Paul Iverson is wild with despair. In the days that follow, Paul becomes certain that Lexy's death was no accident. Strange clues have been left behind: unique, personal messages that only she could have left and that he is determined to decipher. So begins Paul's fantastic and perilous search for the truth, as he abandons his every-day life to embark on a series of experiments designed to teach his dog Lorelei to communicate. Is this the project of a madman? Or does Lorelei really have something to tell him about the last afternoon of a woman he only thought he knew? At the same time, Paul obsessively recalls the early days of his love for Lexy and the ups and downs of life with the brilliant, sometimes unsettling woman who became his wife.

Written with a quiet elegance and a profound knowledge of love’s hidden places, The Dogs of Babel is a novel of astonishing and lasting power—a story of marriage, survival, and devotion that lies too deep for words.

Thursday, July 29, 2010

Bouncy Ball








Mika dapet bola ini dari Pakde-nya yang baru pulang dari Shanghai. Bola ini 'tampak' biasa aja, dengan bola kecil lain di dalam bola besar. Teksturnya seperti bola bekel. Tapi, kalau bola ini dilempar atau ditepuk (agak keras), bola ini bakal 'menyala'. Ini nih yang bikin Mika seneng dan heboh pas mainnya.