Monday, August 16, 2010

Now Reading: Negeri 5 Menara

Negeri 5 Menara
Sebuah Novel yang Terinspirasi Kisah Nyata
A. Fuadi @ 2009
GPU - Cet. 7, Juni 2010
432 hal.

Alif lahir di pinggir Danau Maninjau dan tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya adalah berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, bermain bola di sawah berlumpur dan mandi di air biru Danau Maninjau. Tiba-tiba saja dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur. Ibunya ingin dia menjadi Buya Hamka walau Alif ingin menjadi Habibie. Dengan setengah hati dia mengikuti perintah Ibunya: belajar di pondok.

Di kelas hari pertamanya di Pondok Madani (PM), Alif terkesima dengan "mantera" sakti man jadda wa jada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses. Dia terheran-heran mendengar komentator sepakbola berbahasa Arab, anak mengigau dalam bahasa Inggris, dan terkesan melihat pondoknya setiap pagi seperti melayang di udara.

Dipersatukan oleh hukuman jewer berantai, Alif berteman dekat dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung dan Baso dari Gowa. Di bawah menara masjid yang menjulang, mereka menunggu Maghrib sambil menatap awan lembayung berarak pulang ke ufuk. Di mata
belia mereka, awan-awan itu menjelma menjadi negara dan benua impian masing-masing. Kemana impian membawa mereka? Mereka tidak tahu. Yang mereka tahu adalah: Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apa pun. Tuhan sungguh Maha Mendengar.

Bagaimana perjalanan mereka ke ujung dunia ini dimulai? Siapa horor nomor satu mereka? Apa pengalaman mendebarkan di tengah malam buta di sebelah sungai tempat jin buang anak? Bagaimana sampai ada yang kasak-kusuk menjadi mata-mata misterius? Siapa Princess of Madani yang mereka kejar-kejar? Kenapa mereka harus botak berkilat-kilat? Bagaimana sampai Icuk Sugiarto, Arnold Schwarzenegger, Ibnu Rusyd, bahkan Maradona sampai akhirnya ikut campur? Ikuti perjalanan hidup yang inspiratif ini langsung dari mata para pelakunya. Negeri Lima Menara adalah buku pertama dari sebuah trilogi.

Nellie the Elephant

Gue baru nyadar ada lagu baru di 'playlist'-nya Mika. Dan lagunya seru banget, Mika bahkan bilang, "Lagunya lucu, ya." Terus, Mika akan lompat-lompat ngikutin lagunya. Judulnya 'Nellie the Elephant'. Dan emang.. lagunya bikin semangat. Gue berasa lagi nonton sirkus.



Nellie The Elephant
- Watch more Videos at Vodpod.


Nellie the Elephant
by Toy Dolls

To Bombay
A traveling circus came
They brought an intelligent elephant
And Nellie was her name
One dark night
She slipped her iron chain
And off she ran to Hindustan
And was never seen again

Ooooooooooooo...

Nellie the Elephant packed her trunk
And said goodbye to the circus
Off she went with a trumpety-trump
Trump, trump, trump
Nellie the Elephant packed her trunk
And trundled back to the jungle
Off she went with a trumpety-trump
Trump, trump, trump

Night by night
She danced to the circus band
When Nellie was leading the big parade
She looked so proud and grand
No more tricks
For Nellie to perform
They taught her how to take a bow
And she took the crowd by storm

The head of the herd was calling
Far, far away
They met one night in the silver light
On the road to Mandalay
So Nellie the Elephant packed her trunk
And said goodbye to the circus
Off she went with a trumpety-trum
Trump, trump, trump

Ooooooooooooo...

Nellie the Elephant packed her trunk
And said goodbye to the circus
Off she went with a trumpety-trump
Trump, trump, trump
Nellie the Elephant packed her trunk
And trundled back to the jungle
Off she went with a trumpety-trump
Trump, trump, trump

Thursday, August 12, 2010

Now Reading: Catching Fire

Catching Fire (Tersulut)
Suzanne Collins @ 2009
Hetih Rusli (Terj.)
GPU - Juli 2010
424 Hal.

Api pemberontakan sudah tersulut. Dan Capitol ingin membalas dendam

Katniss Everdeen berhasil keluar sebagai pemenang Hunger Games bersama Peeta Mellark. Tapi kemenangan itu menyulut kemarahan Capitol. Kemenangan Katniss ternyata membangkitkan semangat pemberontakan di beberapa distrik untuk menentang kekuasaan Presiden Snow yang kejam.
Presiden Snow mengancam Katniss untuk meredakan kegelisahan penduduk distrik dalam Tur Kemenangan-nya. Satu-satunya cara untuk meredakan kegelisahan penduduk adalah membuktikan bahwa dia dan Peeta saling mencintai tanpa ada keraguan sedikit pun. Jika gagal, keluarga dan semua orang yang disayangi Katniss menjadi taruhannya....

"Collins berhasil menulis buku kedua yang lebih bagus daripada buku pertama."
--The New York Times

"Buku ini jauh melampaui perkiraanku Sama serunya dengan The Hunger Games, tapi lebih mengena di hati... Luar biasa. Kau bakal rela bagadang membacanya. " - Stephenie Meyer, penulis Twilight Saga

Wednesday, August 11, 2010

Tuesday, August 10, 2010

Monday, August 9, 2010

Now Reading: ANNE OF INGLESIDE

ANNE OF INGLESIDE
Lucy Maud Montgomery
Maria M. Lubis (Terj.)
Qanita (Mizan Grup) - 2010
500 hal.

”Kabarnya kau punya enam anak ya?” tanya Christine pada Anne, tapi matanya menatap Gilbert.

”Banyak sekali. Aku sendiri tak pernah ingin punya anak. Kurasa punya anak adalah tujuan yang terlalu sempit bagi perempuan, di dunia yang sudah sesak ini.”

Anne panas. Berani-beraninya Christine Stuart menyepelekan anak-anaknya yang manis, sambil terus menatap Gilbert dan mengabaikan dia lagi! Apa salahnya menjadi seorang istri dan ibu?

Tapi, Anne maklum. Christine yang “malang” memang belum pernah menjadi ibu. Belum tahu asyiknya menceburkan diri dalam petualangan bersama anak-anak: kecemasan dan kekhawatiran melihat anak-anakmengalami patah hatinya yang pertama, kesyahduan tatkala memeluk bayi di hening malam, dan indahnya berbagi mimpi bersama mereka. Butuh seluruh imajinasi dan mimpi yang kau punya untuk melayani pertanyaan anak-anak yang tiada henti. Butuh kebijakan menghadapi imajinasi mereka, menghibur kekecewaan mereka dan tidak menertawakan mereka, serta semangat petualangan untuk menyelami dunia anak-anak yang mengejutkan dan kadang mencemaskan. Jadi, apakah Anne menyesal menjadi ibu, dan telah kehilangan semangat petualangan dan imajinasinya?

Tentu saja tidak. Dengan seluruh tekad dan imajinasinya, Anne akan membuktikan bahwa Christine salah! Dia masihlah Anne yang dulu, yang penuh mimpi dan masih pantas untuk dicintai Gilbert!

Serial klasik Anne of Green Gables menyajikan tokoh panutan yang kuat, independen, namun tetap feminin bagi gadis-gadis di seluruh dunia, sejak awal abad ke-20 hingga sekarang! —Online-literature.com

Wednesday, August 4, 2010