Wednesday, August 25, 2010

Now Reading: Princess Academy

Princess Academy
Shannon Hale @ 2005
Bloomsbury - 2007
314 hal

High on the side of rocky Mount Eskel, far from the valleys where gardens are green and lush, where lowlanders make laws, Miri’s family has lived forever, pounding a living from the stone of the mountain itself. For as long as she can remember, Miri has dreamed of working alongside the other villagers in the quarries of her beloved mountainside. But Miri has never been allowed to work there, perhaps, she thinks, because she is so small.

Then word comes from the valley that the king's priests have divined Mount Eskel to be the home of the prince’s bride-to-be—the next princess. The prince himself will travel to the village to choose her, but first all eligible girls must attend a makeshift mountain academy to prepare themselves for royal lowlander life.

At the school, Miri soon finds herself confronted by bitter competition among the girls and her own conflicting desires to be chosen by the prince. Yet when danger comes to the academy and threatens all their lives, it is Miri, named for a tiny mountain flower, who must find a way to save her classmates—and the one chance to leave the mountain each of them is determined to secure as her own.

From acclaimed author Shannon Hale comes the Newbery Honor-winning novel about would-be princesses and one small but determined girl's destiny.

:: Beli buku ini di Kinokuniya Plaza Senayan, mungkin sekitar tahun 2007an kali ya. Tapi, baru bener-bener mau dibaca sekarang. Sebelumnya, sempet dibaca hanya beberapa lembar, tapi kali ini kaya'nya bakal sampai selesia :))

Tuesday, August 24, 2010

Corat-Coret

Part 1





Part 2


Gak konsen... sambil nonton TV :)


Monday, August 23, 2010

Now Reading: Wicked #2: Curse

Wicked #2: Curse
Nancy Holder & Debbie ViguiƩ @ 2003
Meithya Rose Prasetya (Terj.)
Penerbit Matahati - Cet. I, Juli 2010
305 hal.

Holly dan kedua sepupu kembarnya—Amanda dan Nicole—masih bertarung melawan keluarga warlock Deveraux. Namun, Nicole memutuskan kabur ke Eropa untuk melupakan identitasnya sebagai penyihir, meski dia selalu dirundung rasa bersalah karena meninggalkan keluarga dan kelompok sihirnya.

Holly sendiri telah diangkat sebagai pemimpin lingkaran sihirnya. Suatu ketika, dia mendapat penglihatan bahwa Jer masih hidup. Holly bertekad menyelamatkan Jer, meskipun cowok itu anggota klan musuh besarnya.

Namun, kutukan kuno yang menimpa Holly membuat siapa pun yang dekat dengan Holly akan menderita. Dengan segenap kekuatan, Holly harus menyelamatkan teman-temannya sekaligus mencari Jer. Sanggupkah Holly melepaskan diri dari takdirnya sendiri?

:: Gue beli buku ini waktu lagi nunggu tempat buat makan di Kemiri, Pejaten Village. Dari luar, tampilan Gramedia di sini 'tampak' bagus dan modern, seperti Gramedia lain yang baru-baru. Tapi begitu masuk ke dalem, tempatnya ternyata bisa dibilang kecil. Susunan buku-bukunya gak teratur dan bikin bingung kalo mau nyari buku. Gue sempet nyari buku seri Cars dan minta bantuan petugasnya, mereka sendiri juga kebingungan nyari di mana letak buku itu, dan dari sekian banyak seri, hanya ketemu satu buku. Gue gak tau apa mungkin karena Gramedia ini baru buka, ya?

Friday, August 20, 2010

I Miss You, Mika....




Ini Dia....

... mobil-mobil 'macet'-nya Mika. Sambil main, biasanya Mika akan ngocehhhhh terus tentang mobil macetnya.


Kadang di jendela


Kadang di lantai

Little Mister Maker

Mister Maker salah satu acara favorit Mika yanga ada di CBeebies. Seneng banget ngeliat si Mister Maker bikin macem-macem, mulai dari yang simple sampai yang agak ribet. Mika selalu tanya, "Bikin apa ya, Mama?" Terus, Mika juga seneng bagian 'Shape' yang dikitik-kitik pake kemoceng biar bangun. Mika bilang, "Tuh, dikelitikin." Jadinya, kadang-kadang kalo mau bangunin Mika pun, gue suka iseng kelitikin hidungnya pake tali guling.

Nah, di rumah tuh ada setoples kecil Play Doh yang emang udah lama gue beliin. Tapi, karena waktu itu kaya'nya Mika belum bisa mainin, jadinya gue simpen dulu. Tiba-tiba minggu lalu Mika liat toples itu, dan dia bilang, "Mau bikin-bikin, Mama."





Jadilah, Mika mainin Play Doh-nya. Dengan bentuk yang macem-macem, ada bola, ada yang gepeng, ada yang panjang. Tapi Mika Happy. Sambil bikin bola-bolanya, Mika bilang, "Putel-putel... Putel-putel... Putel-putel." Atau, kadang Mika bilang, "Mama, bikinin Monas.", "Mama, bikinin tractor."




Ini salah satu 'selingan' kalo Mika lagi bosen main sama mobil-mobilannya.

Thursday, August 19, 2010

Baa Baa Black Sheep and Timmy Time

Terakhir Mika sekolah sebelum libur, kira-kira dua minggu yang lalu, art & craft-nya bikin 'domba'. Selembar kertas yang udah ada gambar dombanya ditempelin kapas, jadi seperti domba yang bulunya lebat banget.

'Terinspirasi' dari sekolah Mika ini, gue iseng nge-print beberapa lembar gambar Timmy Time - salah satu favoritnya Mika. Gue ajak Mika untuk tempelin kapas di gambar Timmy Time-nya. Tapi, biasa deh, Mika sempet panik waktu ada kapas nempel di tangannya. Dan, selain seneng nempelin kapas-kapasnya, Mika juga seneng menjet-menjet botol lem. Jadilah lemnya berceceran di seluruh kertas. Semua badan Timmy Time ketutup kapas. Hehehe.. jadi gak keliatan lagi 'wujud' Timmy Time-nya.




Gue lagi 'semangat' untuk ajak Mika sedikit 'kreatif' dan mau nyoba mainan lain, selain bikin mobil-mobilannya 'macet'. Hehehe.. setelah mendengar Female Parenting Club tadi pagi di Female Radio, gue jadi pengen meluangkan waktu buat bermain sama Mika lebih banyak lagi tiap weekend.