Monday, July 29, 2013

Kaastengels made by Mika



Euforia lebaran mulai terasa… kesibukan di rumah pun dimulai. Diawali dengan membuat kaastengels. Dan, tahun ini, Mika juga semangat pengen ikutan bikin kue.

Dan Mika pun dikasih sedikit adonan kaastengels, terserah Mika bentuknya mau kaya’ apa.


Adonan habis, Mika ikut bantuin mengoles telur dan naburin keju di atas kuenya.


Dan… inilah hasilnya…

Sebelum dipanggang

Sesudah dipanggang

Sore-sore… kaastengels bikinan Mika udah langsung habis dimakan sama Mika… katanya, “Enak… ada kriuk-kriuknya…”

Friday, July 19, 2013

Gone too soon...


photo source - from starworld.com, various twitters

Monday, July 8, 2013

My Weekend



swimming lesson at Citra Grand

sushi time at Umaku

watching The Croods

Monday, July 1, 2013

Monster University







Akhirnya, ‘berhasil’ ngajak Mika nonton di bioskop. Selama ini, Mika suka gak mau, karena masih suka rada takut kalau gelap. Tapi, karena ini kita nonton bareng-bareng, Mika pun jadi excited untuk nonton Monster University. Bahkan seminggu sebelumnya, gue kasih liat gambar poster MU di koran, terus ngajak Mika bikin gambar monster yang lucu-lucu.



Kesan pertama waktu masuk ke dalam studio-nya, Mika bilang, “Dingin banget. Lain kali kalo nonton lagi harus bawa jaket ya, Mama.”





Kalau awalnya, gue pikir Monster University adalah sekuel dari Monster Inc., ternyata justru ini ada prekuel-nya. Mika Wazowski yang sering dianggap ‘sebelah mata’ oleh monster lain – katanya ia tak cukup menakutkan. Padahal dibutuhkan monster yang bisa mengumpulkan jeritan anak kecil yang paling lantang agar bisa menjadi sumber energi di negeri para monster ini. Ketika berkunjung ke Monster Inc., terinspirasilah Mika oleh salah satu monster, yang membuatnya bertekad menuntut ilmu di Monster University dan menjadi the Scare Monster.


Tapi dibutuhkan perjuangan yang panjang, karena lagi-lagi, Mika menjadi bahan olok-olokan di kampus itu. Padahal ia murid yang sangat cemerlang. Ia hafal segala teori untuk menakuti-nakuti anak kecil. Belum lagi, ia harus bersaing dengan Sulley Sullivan, yang menyandang nama besar orang tuanya sebagai monster yang hebat.

via Likes.com
Well, film ini mengajarkan tentang sebuah perjuangan, pembuktian diri, kerja keras dan pastinya persahabatan.


Tau gak sih… after five years… ini adalah film yang pertama gue tonton. Yup, semenjak melahirkan Mika, gue belum pernah lagi nonton di bioskop. Dan, gue pun terhibur nonton bareng Mika.



Tapi, yah, sayangnya Mika gak ngeliat ending dari film ini, gara pengen pipis. Padahal tinggal dikittt lagi, tau-tau Mika bilang, “Pengen pipis, mama.” Gue pengen nyuruh Mika tahan sebentar, tapi mukanya udah memelas banget. Dan ya, Mika sih gak peduli ending-nya seperti apa.



Agenda selanjutnya adalah nonton ‘Turbo’ atau ‘Despicable Me 2’

Monday, June 17, 2013

He gave me Ring..!

Kemarin waktu jalan-jalan ke Pondok Indah Mall, gue iseng-iseng liat cincin. Ya, cuma liat aja sih tadinya. Terus, Mika nemenin gue, dia tanya, "Mama lagi coba cincin?" Gue bilang, "Iya.. Mika pilihin dong, mana yang bagus buat mama."


Duduklah dia di lantai... milihin cincin, nyuruh gue nyoba satu-satu... udah kaya' dia lagi milih mobil aja. Mika bilang, "Yang ini kali.. bagus... atau yang ini?"

Akhirnya... ketemulah cincin yang kata Mika, 'bulet-bulet'nya gak terlalu besar....


Hahaha.. my little boy udah bisa milihin cincin buat mamanya... :)


Friday, June 7, 2013

Fun Weekend (Day 2)


Tujuan utama hari ini adalah ke Taman Safari Indonesia. Setelah sarapan, kita langsung berangkat ke Taman Safari. Biar selesai dari sana gak terlalu siang, dan gak keburu kena yang satu jalur dari Jakarta. Tiket untuk dewasa @Rp.140,000; anak-anak @Rp. 130,000 dan untuk mobil Rp. 15,000. Karena kita nginep di Royal Safari Garden, kita hanya bayar Rp. 110,000 untuk satu orang dewasa.

Di sepanjang jalan menuju Taman Safari penuh orang yang jual wortel, untuk kasih makan ke binatang-binatang selama kita muter di dalamnya (ehmm… sebenernya gak boleh sih, tapi beli juga).

Di awal, begitu masuk… mungkin binatangnya belum seru untuk Mika. Jadinya dia masih lempeng-lempeng aja. Dan menurut gue juga… hmmm.. rada ‘ngebosenin’ ya. Terlalu  banyak binatang yang sama yang kita liat selama kita muter. Bolak-balik ketemu rusa, llama dan mmm.. apa tuh binatang yang tanduknya gede banget. Udah gitu, tiba-tiba Mika bilang, “Mika mau pipis.” Aduh… gimana bisa turun.. akhirnya… setelah dibujuk-bujuk, Mika mau pipis di botol…hehehe… tapi, mungkin gara-gara ‘stress’ itu juga, Mika jadi rada gak sabar dan bolak-balik bilang, “Koq kita gak keluar-keluar ya?”

Bahkan di tempat harimau atau singa pun, reaksinya biasa-biasa aja. Malah lebih seneng waktu ngasih makan ke kuda nil atau ngeliat si llama yang gak mau bergerak dari depan mobil kita.

O ya, kadang nih ya, ada mobil-mobil atau bis pariwisata yang nyebelin. Yang namanya muterin Taman Safari, apalagi di dalamnya ada anak kecil, pasti mobil akan bergerak pelan-pelan. Kadang berhenti sebentar buat ngasih makan binatang, atau antri nunggu si binatang lewat di depan mobil kita. Eh.. ada aja yang gak sabar, main klakson-klakson dan jalan rada ngebut. Bahkan di dalam area kandang singa dan harimau, yang kalo jalan juga harus pelan dan gak berisik, ada bis yang main klakson. Kalo tuh singa atau harimau itu kaget dan ngamuk, gimana coba?

Dan, ada beberapa kondisi binatang yang tampak ‘menyedihkan’.. seperti beruang. Yah, emang sih jangan bandingin kalo kita liat di channel macam National Geographic kali ya… tapi… ya tetap aja kasian liatnya.

Tapi, setelah selesai putaran itu, terus keluar, Mika langsung heboh lagi. Hmm.. gak betah di mobil aja ternyata. Pas ngeliat burung, kanguru atau hewan-hewan lain yang ada di dalam kaca, Mika oke-oke aja. Ngoceh dan becanda terus.




Bahkan jalan rada jauh menuju tempat penguin, Mika tetap semangat. Pas di tempat penguin, gue jadi inget film ‘Happy Feet’… jadi sedih, meskipun memang lucu ngeliatin para penguin ini.

Sebelum pulang, sempat liat Sea Lion Show dulu… dan lagi-lagi Mika sempat bosen nunggu pertunjukkannya dimulai. Hehehe.. ngeliat si singa laut itu berenang di kolam, koq gue juga jadi berasa pengen nyemplung…


Setelah dari Taman Safari, kita mau cari makan siang… bingung mau makan di mana, akhirnya sampai Cipanas…kita makan di Rumah Makan Cipanas Indah. Dulu sih, waktu masih suka pulang-pergi ke Bandung lewat Puncak, kita suka makan di sini.

Eh, pas pulang, sempat terjebak. Gak bisa turun. Untung gak terlalu lama, jadinya bisa turun satu arah yang ke arah Jakarta.

Malemnya, makan di kamar aja, istirahat dan santai-santai.

Monday, May 20, 2013

Fun Weekend (Day 1)



Udah lama banget pengen ngajak Mika jalan-jalan ke Taman Safari di Puncak. Tapi yah, ada aja yang bikin rencana ini jadi tertunda. Ya, yang males ke Puncak-nya karena macet, pengen pergi rame-rame tapi jadwalnya pada gak pas semua, atau pas pengen pergi tapi lagi musim hujan… dan macem-macem. Dan, Alhamdulillah, rencana itu akhirnya terwujud tahun ini. Sengaja dipilih berangkat pas hari Jum’at, orang-orang masih pada kerja dan sekolah jadi jalan ke arah Puncak belum macet. Mika pun masih sempat ke sekolah dulu dan kita langsung berangkat setelah Mika pulang sekolah.

Untuk makan siang, kita mampir dulu ke Ah Poong di Sentul. Tempat makan yang kaya’nya lagi happening (terutama di kalangan ibu-ibu… ada tempat baru untuk arisan.. hehehe). Tapi, wuih… cuaca panas banget…. Tips nih, kalo mau ke sini, rasanya lebih pas kalo sore-sore. Gak terlalu terik dan masih bisa lihat-lihat pemandangan di sekitar. Karena masih hari kerja, jadi di Ah Poong sendiri juga gak terlalu ramai.

Makanannya yang ada lebih banyak yang tradisional, atau kalau pun menu asing, ada dari Thailand atau Singapura. Ada kedai kecil kalo pengen Takoyaki. Sistem pembayaran pakai kartu  - seperti di Eat & Eat. Siang itu, gue pesen Nasi Bakar Ayam – menurut gue sih porsinya pas dan rasanya juga enak (well, I am not a food reviewer, so my comment will always be ‘enak’ or ‘kurang enak’). Mama pesen gudeg, Maya pesen Roti Cane (kurang nendang katanya, kari-nya kurang kentel), Papa pesen Soto Mie, dan si Mbak kepengen gado-gado.



Sambil milih-milih menu, gue ajak Mika jalan-jalan ke Eco Park-nya. Di sana ada patung robot yang tinggi banget, ada ‘taman pintar’-nya juga.

Sungai yang katanya ada ‘pasar terapung’nya itu sepi-sepi aja. Mungkin karena panas, jadi pada males untuk naik perahu.

Setelah makan, kita langsung berangkat menuju Puncak – menuju Royal Safari Garden, tempat kita nginep. Sampai hotel, Mika langsung heboh, main di kamar. Kaya’nya excited banget dengan liburannya ini.

Beres-beres, terus kita jalan-jalan di dalam tempat kita menginap ini. Ternyata luas juga. Di dalam hotel ini aja, ada Reptile Island – ada beberapa ular-ular kecil di dalam kaca. Tempatnya memang di tengah-tengah kolam/danau kecil. Lalu, ada taman burungnya juga – yang menurut gue, koleksinya lumayan lengkap – ada blue macaw dan black swan, tempat main anak-anak, foto sama kuda atau gajah. Ada mini golf, lapangan basket, badminton, dll. 



Bahkan di restoran-nya, waktu kita sarapan besoknya, ada leopard sedang ‘bersantai’ di dalam kandang kaca.


Ada juga tempat mancing, dan Mika sempet mancing dapet 2 ekor ikan kecil-kecil. Tapi, karena bosen dan gak sabar, acara mancing yang harusnya 1 jam itu, ditinggalin sama Mika... hehehe.. dia lebih milih main di splash waterpark. . 


Meskipun tempat main air ini kecil, tapi bikin Mika dan anak-anak kecil lainnya heboh

 

Makan malam hari pertama ini, sempet bikin bingung. Karena di deket hotel ternyata gak banyak pilihan. Untung ketemu rumah makan Bumi Nini. Duduk di dalam saung, kita pesan menu untuk paket berempat. Menu-nya sih sederhana aja, tapi, ternyata enak. Nasi liwet, plus ayam goreng, ikan peda, dan sambal lalap. Kalau siang, mungkin bakal lebih heboh lagi kita makannya.

Kembali ke hotel, dan hujan lebat. Lumayan dingin, meskipun kamarnya gak pakai AC.