Wednesday, May 9, 2007

Dapet Buku dari Ufuk Press

Sore-sore, Om Tan sms, nanyain email gmail gue. Dan begitu gue kasih tau, Om Tan bilang kalo ternyata kita berdua dapet buku gratis dari Ufuk Press. Judulnya Blindnes. Buru-buru deh gue buka gmail. Dan ternyata bener… gue termasuk salah satu yang dapet buku itu. Ini nih, emailnya:

----- Original Message -----
From:
ufuk_press
To:
ufukpress@yahoogroups.com
Sent: Thursday, May 03, 2007 1:13 PM
Subject: [ufukpress] Yang Beruntung Mendapatkan Buku Blindness Gratis dari Ufuk Press

Berikut ini, nama2 dua orang pemenang yang mendapatkan buku gratis, Blindness, periode, April 2007 dari Ufuk Press.
1. Mas Tanzil
2. Mbak Ferina

Kepada dua pemenang diatas, segera kirimkan alamat email melalui japri ke
info@ufukpress.com.
Sebagaimana mana tradisi pemenang sebelumnya di milis, kepada keduanya diharapkan memberikan sedikit catatan, kesan dll untuk berbagi pengalaman "cerita" setelah membaca buku ini.

Komentar salah anggota milis Ufuk Press, yang pernah membaca buku ini...sbb:
"... Blindness itu buku yang keren. A must-have book."
(Akmal Nasery Basral)

…… dst….

----
Ehmmm.. jujur aja, nih, kalo disuruh beli sendiri, mungkin gue akan berulang kali mikir sebelum bener-bener dibeli, meskipun ceritanya sih menarik. Salah satu factor yang bikin gue males belinya, adalah karena covernya yang gambar perempuan dengan mata tertutup, atau malah tanpa mata… Gak banget…


Sinopsis singkat buku ini:

Ketika Negeri Tanpa Nama Dilanda Kebutaan Massal
Seorang pengemudi, di tengah kemacetan lalu lintas yang parah, mendadak buta. Seorang pelacur, pencuri mobil, polisi, bocah bermata juling, apoteker, juga seorang dokter mata, disergap penyakit ganjil yang sama: buta putih. Dunia tak menjadi gelap, tapi justru memutih, seperti susu. Hanya seorang yang berpura-pura buta yang justru tak buta. Tapi neraka segera menghadang. Pemerintah tak bernama, dengan pejabat dan tentara-tentara yang juga tanpa nama, mengkarantina mereka. Pemberontakan pun pecah...
Inilah novel yang menghunjam ke ulu terdalam persoalan kemanusiaan. Sebuah kisah tentang masyarakat yang sakit.

The 1998 Nobel Prize Winner
Sold in 42 Countrie


Tentang Pengarang :
JOSE SARAMAGO lahir di desa Azinhaga, propinsi Ribatejo, Portugis, pada 1922. Subyek novel-novel Saramago adalah keniscayaan dari sebuah kemustahilan, mimpi-mimpi, juga ilusi. Karya-karya yang telah terbit di antaranya : Baltazar and Blimunda (1982), All The Names (1997). Menyusul sensor pemerintah Portugis terhadap novelnya, The Gospel According to Jesus Christ (1991), Saramago pindah ke pulau Lanzarote di Kepulauan Canary. Ia dianugerahi Camoes Prize pada 1995, dan menerima Hadiah Nobel pada 1998.

-dicopy dari Ufuk Press

2 comments:

Duma said...

arghh....
sastra nobel...

aku masih trauma, hihihihihihi

(tapi biasanya gak kapok-kapok, wekekeke, padahal banyakan yang mogok, dan kalau pun selesai, setelah sempat mogok dulu wakakaka)

Anonymous said...

hehehe blindness memang bagus kok, mbak. memang aku akui covernya kok rada-rada (maaf) norak, ya ;p

kalau aku belum pernah denger soal blindness sebelumnya, mungkin aku nggak akan beli novel ini (aku termasuk orang yang menilai sebuah buku dari covernya).

but i've read the 1st chapter of blindness di salah satu terbitan jurnal PROSA; dan selalu hunting novel itu since then. eh, kemudian ketemu novel ini di gramedia, jadi langsung kubeli lagi tanpa mempertimbangkan covernya yang menurutku kurang estetis ;p

salam kenal, ya, mbak! :)