Tuesday, February 23, 2010

Semua itu tidak benar....!!!!


No..no..no.. I am not a big fan of them... gue hanya iseng-iseng aja bikin posting-an ini. Kan selama ini katanya mereka mau 'berpisah', tapi ternyata, mereka masih jalan sama-sama tuh...

Jadi... ternyata gosip itu tidak benar...

Monday, February 22, 2010

Now Reading: Six Suspects

Six Suspects
Black Swan - 2009
575 hal.

There’s a caste system even in murder.

Seven years ago, Vivek ‘Vicky’ Rai, the playboy son of the Home Minister of Uttar Pradesh, murdered Ruby Gill at a trendy restaurant in New Delhi simply because she refused to serve him a drink.

Now Vicky Rai is dead, killed at his farmhouse at a party he had thrown to celebrate his acquittal.

The police cordon off the venue and search each and every guest. Six of them are discovered with guns in their possession and are taken in for questioning.

Who are these six suspects? And what were they doing in the farmhouse that night?

In this elaborate mystery we join Arun Advani, India’s best-known investigative journalist, as the lives of these six suspects unravel before our eyes : a corrupt bureaucrat who claims to have become Mahatma Gandhi overnight; an American tourist infatuated with an Indian actress; a stone-age tribesman on a quest to recover a sacred stone; a Bollywood sex-symbol with a guilty secret; a mobile-phone thief who dreams big; and an ambitious politician prepared to stoop low. Each is equally likely to have pulled the trigger.

Both a riveting page-turner and a richly textured tale of human frailties and emotions, Vikas Swarup's eagerly awaited second offering is fiction at its best. Audaciously and astutely plotted, with a panoramic imaginative sweep, Six Suspects is the work of a master story teller

Friday, February 19, 2010

My Hero... :)


I'm a homebody, I'd rather be in the kitchen cooking than hanging out in a bar.
Milo Ventimiglia

ps: oww... really? what a man!

Japanese Food for Lunch

Ki-ka: Scallop in Dynamite - Gomoku Kamameshi

Ketemuan sama temen gue yang kantornya di Energy Building. Diajak makan di Takigawa. Gue pesen Scallop in Dynamite yang yummy banget buat appetized dan Gomoku Kamameshi untuk makanan utamanya. Gomoku Kamameshi ini nasi yang dimasakan di dalam panci kecil, agak-agak dibakar dan untuk daging-dagingannya lengkap ada ayam, udang, scallop dan ikan salmon. Kenyang banget....

Pictures of Vizag

Gara-gara baca The Marriage Bureau for Rich People, gue iseng-iseng cari-cari gambar Vizag, tempat setting cerita di novel ini. Ini nih beberapa gambarnya:


Simhachalam Temple - kuil yang mau didatengin Aruna dan Vina.



Annavaram - tempat Aruna dan ayahnya pergi, waktu Aruna cuti dan abis putus cinta sama Ramanujam


Biar beberapa orang bilang, India adalah tempat yang paling gak menarik. Tapi, entah kenapa, gue pengen banget someday gue bisa ke sana. Mungkin karena gue sering baca buku-buku ber-setting India, gue jadi pengen ngeliat sendiri keindahan India, bahkan mungkin kesemerawutan, ketidakmenarikannya yang selama ini hanya bisa gue bayangin

Thursday, February 18, 2010

Ada Pelangi....

di Antasari...

Tadi pagi, pas berangkat ke kantor, jalan tol jagorawi gelap, kaya'nya mau hujan lebat. Sampai di Jalan Antasari, wah, cuaca cerah. matahari lumayan kenceng. Tau-tau, kakak gue liat... eh.. ada pelangi. Segaralah diabadikan moment yang jarang ini.

Diambil pake kamera BB-nya. Sayang, hasilnya gak terlalu bagus. Mana banyak kabel-kabel yang menghalangi. Tapi.. really.. it was beautiful...


Dance... Dance... Dance...


Biarkan Aku Kembali
by : Indra Lesmana


Jauhnya melangkah
Tak terasa lelah yang menerpa
Kini kian dekat
Segala yang pernah kudamba

Lalu darimana datangnya rindu?

Sarat dengan beban
Waktu dapat tertanggulangi
Tetapi terkadang
Ingin semua dapat kulupakan

Entah darimana datangnya rindu...
Membuat kuingin berlari

Biarkan aku kembali
Bermain, berlari, berputar, menari
Biarkan aku kembali
Dimana ku selalu terlindungi

Dapat ku melihat
Kehidupan di depan mataku
Selalu kusyukuri
Segala yang kini kunikmati

Lalu bagaimana datangnya rindu
Membuat kuingin berlari

Biarkan aku kembali
Berkhayal...
Melayang terbang jauh tinggi
Biar kupejamkan mata
Sejenak kembali..
Masa kecilku...

Wednesday, February 17, 2010

Something Sweet...


Lollipop
by
Mika

Hey, what's the big idea?

Yo Mika.

I said,
sucking too hard on your lollipop,
or love's gonna get you down,
I said,
sucking too hard on your lollipop,
or love's gonna get you down.

Sucking too hard on your lollipop,
or love's gonna get you down,
sucking too hard on your lollipop,
or love's gonna get you down.
Say love, say love,
or love's gonna get you down.
say love, say love,
or love's gonna get you down.

I went walking in with my mama one day,
when she warn me what people say,
live your life until love is found,
'cause love's gonna get you down.
Take a look at the girl next door,
she's a player and a down right whore,
he just slows up, she wants more,
oh bad girls get you down.

Singing,
Sucking too hard on your lollipop,
or love's gonna get you down,
sucking too hard on your lollipop,
or love's gonna get you down.
Say love, say love,
or love's gonna get you down.
say love, say love,
or love's gonna get you down.

Mama told me what I should know,
too much candy gonna ride your soul,
if she loves you, let her go,
'cause love only gets you down.
Take a look at the boy like me,
never stood on my own two feet,
now I'm blue, as I can be,
oh love couldn't get me down.

Singing,
sucking too hard on your lollipop,
or love's gonna get you down,
sucking too hard on your lollipop,
or love's gonna get you down.
Say love, say love,
or love's gonna get you down.
say love, say love,
or love's gonna get you down.

I went walking with my mama one day,
when she warn me what people say,
live your life until love is found,
or love's gonna get you down.

Singing,
sucking too hard on your lollipop,
or love's gonna get you down,
sucking too hard on your lollipop,
or love's gonna get you down.
Say love (say love), say love (say love),
or love's gonna get you down.
say love (say love), say love (say love),
or love's gonna get you down.

Mama told me what I should know,
too much candy gonna ride your soul,
if she loves you, let her go,
'cause love only gets you down.

Whoa-oh, whoa-oh, whoa-oh, lollipop.
Whoa-oh, whoa-oh, whoa-oh, lollipop.

Sucking too hard on your lollipop,
or love's gonna get you down,
say,
sucking too hard on your lollipop,
or love's gonna get you down.


Now Reading: The Marriage Bureau for Rich People

The Marriage Bureau for Rich People
(Biro Jodoh Khusus Kaum Elite)

Farahad Zama @ 2008
Rinurbad (Terj.)
M-Pop (Matahati), Cet. I - Januari 2010
455 Hal.

Apa yang dilakukan orang yang mahir melihat peluang ketika masa pensiun tiba?

Membuka biro jodoh, tentunya. Dengan menarik bayaran lima ratus rupee, Mr Ali membuat iklan, mencetak daftar calon pengantin, dan berusaha keras mencarikan jodoh untuk para kliennya. Dan segera saja bisnis yang dirintis Mr. Ali itu berkembang, berkat dukungan Mrs. Ali yang gigih dan asistennya yang ulet, Aruna.

Mr Ali bertemu dengan macam-macam individu dan orangtua yang memercayainya untuk mencarikan jodoh terbaik. Meski banyak kliennya yang pulang dengan gembira, Mr. Ali tidak menyadari bahwa asistennya sendiri, Aruna, menyimpan rahasia yang mengoyak hati.

Berlatar Vizag, India, kota pantai yang penuh warna, novel ini menjadikan kerasnya perjuangan mencari cinta sejati tampak begitu indah dan masuk akal.


• Richard & Judy and Daily Mail book of the month.
• Best Published Fiction at the Muslim Writers Awards.
• Melissa Nathan Awards for Comedy and Romance.


Monday, February 15, 2010

You Jump.. I Jump...

Gak lebaran, gak natalan, gak tahun baru... dan sekarang gak lagi valentine.. RCTI muterin film Titanic lagi. OMG... apa gak ada film romantis yang lebih baru? Kaya'nya bakal jadi film romantis sepanjang jaman - mungkin mengalahkan Romeo & Juliet atau Gone with The Wind (meskipun gue belom pernah nonton yang terakhir ini.. hehehe)

Ok..ok... gue pernah 'termehek-mehek' waktu nonton Titanic... gak pernah bosen kalo denger 'My Heart will Go on'... Gue ikutan antri waktu film ini baru keluar, kalo gak salah waktu lebaran tahun 1997? nonton di bioskop bareng kakak and adek gue. Gue pun jadi sempat nge-fans sama Leonardo de Caprio. gue malah sempet ngumpulin gambar-gambarnya yang gue ambil dari majalah. Awwww...

Tapi.. ketika gue liat film ini lagi... berkali-kali... berulang-ulang... gue malah bosen... gue gak termehek-mehek lagi... 'feel'nya gak sedahsyat dulu.. hahaha....

Now Reading: The Unknown Errors of Our Lives

The Unknown Erros of Our Lives
(Kesalahan-Kesalahan yang Tidak Diketahui Dalam Hidup)

Chitra Banarjee Divakaruni @ 2005
Gita Yuliani K. (Terj.)
GPU - February 2010
264 Hal.

The Unknown Errors of Our Lives berisi kumpulan cerita pendek yang terutama berfokus pada kehidupan perempuan-perempuan India yang menjadi imigran di Amerika. Dengan gaya penceritaannya yang khas, Divakaruni mempersembahkan kisah-kisah indah ini yang dituturkan dari sudut pandang para tokoh wanitanya. Berbagai generasi wanita yang meninggalkan India dan pindah ke Amerika karena ingin terbebas dari tradisi yang terlalu mengikat, namun ternyata menjadi gamang dan merasa tercabut dari akar budayanya setelah tinggal di negeri impian yang baru.

Another New... Books...

Weekend ini sebenernya gak rencana mau ke mall. Rencananya cuma mau liat sekolah buat Mika di Kota Wisata. Tapi, karena hujan lebat, dan gue ikut sama kakak gue, jadilah gue pun ikut dia jalan ke PIM. Ya udah... tentu saja ke Gramedia, abis gak ada rencana mau nyari apa-apa juga. Hmmm.. banyak buku baru yang bagus, entah dari ceritanya atau dari covernya.

Sejak awal, kalo mampir ke mall yang ada toko bukunya, gue udah niat mau nyari bukunya Chitra Banerjee Divakaruni yang baru, yang judulnya The Unknown Errors of Our Lives. Nyarinya susah banget. Ngeliat di tumpukan buku-buku baru yang di bagian depan Gramedia, koq gak ada. Nyari ke bagian belakang, gak ada juga. Terus, gue liat ke depan lagi, siapa tau gue kelewat... eh.. emang bener sih ada di bagian tumpukan buku-buku baru, tapi di bawah. Yahh.. siapa yang ngeliat kalo di situ? Itu aja gue kebetulan ngeliatnya. Duh, kalo buku itu gak ketemu, gue pasti penasaran banget. Hehehe...

Terus, gue beli satu lagi, judulnya The Marriage Bureau For Rich People karangan Farahad Zama. Cover-nya lucu soalnya. Yes.. yes.. sometimes I do judge a books by its cover. Cover yang bagus, bikin semangat juga bacanya.

Tadinya, gue mau beli bukunya Mitch Albon yang baru - Have a Little Faith. Tapi gue inget, kalo yang One More Day belom selesai gue baca. Jadi, gue 'singkirkan' buku itu pas gue lagi antri di kasir.

Thursday, February 11, 2010

Vote for Komodo

New7Wonders of Nature
Indonesia’s Komodo National Park includes the three larger islands Komodo, Rinca and Padar, as well as numerous smaller ones, for a total area of 1,817 square kilometers (603 square kilometers of it land). The national park was founded in 1980 to protect the Komodo dragon. Later, it was also dedicated to protecting other species, including marine animals. The islands of the national park are of volcanic origin.

Wednesday, February 10, 2010

Delicious Ideas for February: Celebrate with Chocolate :)



Bukan.. bukan.... gue bukan pengen masak dan ini juga bukan bikinan gue! Gue cuma pengen posting aja, karena tampak yummy.. hmmm... gue jadi membayangkan cokelatnya yang melted di mulut gue. Nyammm....

Resepnya ada di www.kraftrecipes.com

I'm not the Actor...


Semalem nonton 'Pirates of the Caribbean: Dead Man's Chest:. Seinget gue, dari 3 seri Pirates of the Caribbean, yang bagian kedua ini belum gue tonton. Tapi, bukan film-nya yang pengen gue share, tapi lebih ke Johnny Depp-nya. Hehehe...

Johnny Depp, termasuk salah satu aktor favorit gue. Kenapa? Karena di setiap film, karakternya beda. Gayanya yang cool, kadang urakan, kadang slenge-an, kadang serius. Liat aja waktu jadi Jack Sparrow - ngeselin, tapi lucu. Atau, waktu jadi Mr. Willi Wonka di Charlie and the Chocolate Factory - sok polos tapi pinter dan cerdik. Hmm.. apalagi ya? Hmmm... jadi detektif penakut di Sleepy Hollow. Dan.. o.o..o... jangan lupa: 21 Jump Street!!! Hehehe.. ini tontonan gue waktu SMP.

Talking about favorite actors, selain Johnny Depp, gue suka Will Smith, dan untuk dalem negeri, favorit gue adalah Lukman Sardi.

Tuesday, February 9, 2010

3 Magic Words



... Please ...

... ... Thank You ... ...

... ... ... Sorry ... ... ...

Monday, February 8, 2010

E-book gratis


Tadi pagi, waktu buka email, gue agak kaget waktu baca email ini:


Hi!
Thank you for requesting this ebook
edition of counselor Bo Sebastian's THE GIRLFRIEND'S GUIDE TO UNDERSTANDING MEN,
WRITTEN BY A GAY FRIEND. I hope you enjoy it. You can learn more about Bo at
www.bosebastian.com. Among other projects, he's producing an instructional yoga
series called Boga Fitness.

Thanks for your interest in our titles!

All best,
Deb Smith, Editorial
BelleBooks and Bell Bridge
http://www.bellbridgebooks.com/

Alamat email dan subject yang 'aneh', hampir gue hapus karena gue pikir ini spam atau junk mail. Tapi, pas gue baca lagi, gue inget... o iya.. gue kan ikutan yang namanya 'Early Reviewer Book' di Librarything.com. Biasanya gue gak pernah dapet, dan jarang-jarang buku yang bisa diperuntukan untuk negara-negara selain Amerika atau Kanada.

Hmm... 'beban moral' nih, karena gue harus bikin review.. In English... kalo ngeliat cover-nya sih, lucu, tapi ini sebenernya kaya' self-help dannn... non-fiksi. Arrrghhh...

Indian writers

Kalo gue perhatikan, ternyata gue banyak 'mengkoleksi' buku-buku dari penulis India. Dibanding penulis Asia lainnya, gue emang lebih suka baca buku dari penulis India. contoh aja Vikas Swarup, Jhumpa Lahiri atau Chitra Banarjee Divakaruni.

Nah, hari Jum'at gue ke Plaza Senayan, nungguin adek gue. Sambil nunggu, gue iseng mampir Periplus. Gue emang niat pengen nyari Six Suspects-nya Vikas Swarup. Gue 'jatuh cinta' sama Q&A, makanya gue pengen baca bukunya yang lain.

Dan ketemulah buku itu. Di rak yang sama, pas di sebelahnya buku Six Suspects, ada satu lagi buku dari penulis India. Judulnya 'Daughter of Shame', nama penulisnya
Jasvinder Sanghera. Tentang 'perjodohan dan kawin paksa'. Tampaknya bagus. Tapi, pas gue liat, wah, buku non-fiksi nih. Gue selama ini agak males baca buku-buku non-fiksi. Tapi, karena gue udah tertarik sama sinopsisnya, gue nekat beli deh. Dalam hati (seperti biasa), gue janji, gue bakal baca buku ini. Mulai sekarang, gue akan lebih 'bertanggung jawab' terhadap buku-buku yang gue beli. Hehehe...

Now Reading: Magic or Madness

Magic or Madness (Rahasia Sihir)
Justine Larbalestier @ 2005
Meilia Kusumadewi (Terj.)
GPU, Januari 2010
320 hal.

Kunci itu.
Sebelum kugunakan pun, aku sudah tahu.
Kunci itu sangat pas, seakan memang di sana tempatnya.
Kubuka pintu, melangkah ke luar, dan ternganga...

Reason Cansino tahu-tahu mendapati dirinya di tengah jalan asing, diguyur hujan salju. Melalui pintu belakang rumah neneknya, Reason berpindah tempat ribuan kilometer dari Sydney ke negeri asing!

Ia terpaksa mengakui bahwa sihir memang ada.

Namun seperti ibunya, neneknya, dan teman-teman barunya, Tom dan Jay-Tee, Reason harus menerima takdir sihir yang mengalir dalam darahnya. Takdir yang akan membuatnya terjebak dalam dilema, sekaligus menjawab semua pertanyaannya selama ini.

Read: Heart Block

Heart Block
Okke 'Sepatumerah'
GagasMedia - 2010
316 hal.

Cara terbaik untuk jatuh cinta adalah mencintai seolah-olah kau belum pernah terluka sebelumnya.

Senja adalah penulis sukses yang sedang berada di puncak karier. Publisitas dan ketenaran sudah di tangan, namum bahagia tak kunjung ia rasakan. Senja merasa dunia di sekitarnya menuntut terlalu banyak, menilainya dan mengomentari kekurangan serta kealpaan, seolah-olah kebahagiaan mereka terletak di kejatuhan Senja.

Tak hanya itu, dia juga menemui ketakutan terbesar: kreativitas buntu. Deadline yang kiat dekat semakin memperparah situasi. Senja pun mengambil jalan pintas yang paling gampang saat ini: menyepi dan berusaha menyelesaikan naskah. Hanya itu yang terpikir di dalam benak Senja... sampai dia bertemu seorang pelukis bernama Genta.

Genta.
Sosok yang tak pernah Senja sadari ternyata bentuk dari sesungguhnya cinta yang selama ini dia cari.

ps: 'status'-nya 'Read' alias udah dibaca. Dibacanya pas weekend, gak sempet update di-blog.

Friday, February 5, 2010

Now Reading: Kronik Betawi

Kronik Betawi
Ratih Kumala @ 2008
GPU, Cet. II - Juli 2009
255 Hal.

Sinopsis Kronik Betawi

“Coba dulu babeh gue ngajarin mantra Jiung yang dipake buat nyelametin orang-orang waktu tentara Jepang ngejarah, pasti tanah gue sekarang masih utuh… bisa selamet dari orang-orang yang pada ngegusur!” -Haji Jaelani, pengusaha sapi perah baru kena gusur-

“Kira-kira kapan ye, pertunjukan lenong dibayar seratus juga sekali manggung?” -Haji Jarkasi, pernah berguru pada Haji Bokir-

“Emang orang Betawi itu tukang kawin ye? Aye kagak setuju kalo ini dibilang tradisi!” -Juleha, belum hajjah-

Kebanyakan orang Jakarta sekarang pada kurang paham, kalau Menteng itu nama buah, Bintaro itu nama pohon dan Kebon Jeruk, memang dulu di sana ada hamparan tanaman yang benar-benar jeruk buahnya. Para pendatang agaknya hanya kenal nama-nama itu sebagai kawasan gedongan. Lalu, benarkah yang namanya peradaban itu berarti membangun banyak gedung? Dalam Kronik Betawi, Ratih Kumala bercerita tentang perjalanan Betawi dan anak daerahnya menghadapi modernisasi ibukota tercinta ini. Ternyata, yang hilang tidak cuma tanaman-tanaman itu -yang menyisakan nama- tetapi sejarahnya pun juga ikut terkubur.

Thursday, February 4, 2010

Tumbler

Got this tumbler as birthday present for my collegue.
Thanks a lot, Debs...

My 'Birthday Gifts'

Makan siang di Burger King, Plaza Semanggi sama temen-temen gue. Sebelum makan, tentunya mampir Gramedia dulu dong. Setelah pilih-pilih, akhirnya gue memutuskan untuk 'menunda' beli Daddy Long Legs dan Tales from the Road - matatita.

Pilihan gue jatuh pada
'Kronik Betawi - Ratih Kumala' dan box set 'Jonathan Strange and Mr. Norrell' - Susanna Clarke. Hehehe... untuk yang terakhir ini, dahulu kala, tahun 2005, gue pernah beli buku ini waktu jalan-jalan ke Singapur. Belinya di Borders. Tapi, baru baca beberapa lembar, rasanya gue gak 'kuat'. Bukunya tebel banget, tulisannya kecil-kecil. Akhirnya, terbengkalailah buku itu, lalu, gue jual, deh, dan, setelah lama tertunda, jadi juga gue beli yang bahasa Indonesianya.

Ntar.. tunggu Ghostgirl selesai dulu, baru gue beralih ke Jonathan Strange and Mr. Norrell.

Now Reading: Ghostgirl

Ghostgirl
Tonya Hurley @ 2008
Berlian M. Nugrahani (Terj.)
Penerbit Atria, Cet. IV - Januari 2010
402 Hal.

Inilah faktanya. Charlotte Usher telah meninggal dunia. Dengan cara terkonyol: tersedak permen kenyal berbentuk beruang. Di tengah sebuah misi terpenting: menjadi cewek terpopuler di sekolah. Sebelum berhasil mencapai tujuan termulia: merebut hati Damen Dylan, cowok terkeren di Hawthorne High.

Dan sekarang, dia menjadi hantu. Bayangkan, HANTU! Dia bergentayangan di sekolah, tidak terlihat, bisa menembus dinding, dan menjadi penghuni rumah hantu. Tetapi, sama seperti kehidupan, ternyata kematian juga penuh tantangan. Setidaknya, Charlotte tetap harus bersekolah hingga lulus dan menghadapi persaingan dengan hantu tergarang di kelasnya.

Lalu, apakah dengan menjadi hantu berarti Charlotte harus melupakan misi dan tujuan hidupnya? Ataukah justru semua itu lebih mudah tercapai? Dan relakah Charlotte menerima “takdir” barunya dan menjalani hari-hari sebagai hantu

Wednesday, February 3, 2010

Mika would Love These :)

Gue menemukan blog ini dari hasil browsing-browsing. Nama pemiliknya Bob Kolar, ilustrator, penulis buku anak-anak. Gambarnya lucu-lucu. Apalagi gambar berbagai macam kendaraan kaya' cement mixer, ambulance, bus, mobil polisi, atau dump truck. Duh.. Mika pasti seneng banget kalo punya buku ini. Gue aja suka.. hehehe..

Gue pernah kirim comment di salah satu postingannya, nanyain gimana caranya ngedapetin bukunya. Tapi, gak ada jawaban. Lagian, si pemilik blog ini juga jarang banget posting.

Ini nih, beberapa gambar dari
blog-nya ('minta ijin' posting gambarnya ya, Om Bob..)







33

Today, I am ...

Tuesday, February 2, 2010

Car Free Day


@31.01.2010: kita jalan-jalan ke Bunderan HI. Ceritanya mau ber-Car Free Day.

Jam 6, berangkat dari rumah. Jemput Mira, Fayyaz & Nasyawan dulu. Hebohnya udah kaya' mau piknik ke mana, deh.

Parkir mobil di Sarinah Thamrin. Ternyata udah rame. Mulailah kita berjalan menuju Bunderan HI. Mika dengan sepeda barunya, gue dorong dari belakang. Mika lumayan enjoy perjalanan bersepedanya. Cuaca mendung, jadinya enak jalan-jalannya.

Sampai di Bunderan HI, kita duduk-duduk di depan air mancur. Rame banget. Paling seru waktu air mancurnya menyala tinggi. Sampe ikut keciprat-ciprat. Nyaris semua yang ada di sana, sibuk berfoto-foto - termasuk kita sih... hehehe..

Jam 9, kita bergerak balik ke Sarinah. Wah, udah panas. Perjalanan balik jadi lebih berat. Abis tuh, makan bubur Apjay di Kebayoran.

Sampe rumah, koq teler? Ngantuk berat... hehehe.. udah kaya' abis olahraga heboh :)