Monday, May 25, 2009

Setelah cuti dadakan...

Gue baru aja balik kerja setelah cuti 2 hari plus 1 hari libur nasional and dua hari di weekend... lumayan... libur 5 hari.

Minggu lalu, dua hari sebelum cuti, gue ngerasa capeeeeekk banget... capek segala macem... otak gue rasanya capek, badan gue... dan gue merasa jenuh dan kaya'nya gue gak kuat nahan emosi kalo gue tetap kerja. Untung boss gue ngasih approval cuti mendadak gue.

Temen gue bilang, "Loe emang butuh istirahat. Muka loe stress banget. Seperti ada awan hitamnya."

Dan.. yah... setelah liburan, puas-puasin main sama Mika... gue serasa di-charge 'sedikit'. Masih ada 'beban' yang menggantung di hati gue... tapi, gue merasa lebih baik dibanding minggu lalu...

Tuesday, May 19, 2009

Hadiah Kuis dari Serambi

Dapet buku 'My Life as a Fake' - Peter Carey dari Serambi. Hadiah hiburan ikutan quiz Bright Angel Time. Gak menang hadiah utama. Tapi, untung juga sih... soalnya udah keburu beli bukunya. Abis, setiap ikutan quiz, nyaris gak pernah beruntung, jadinya gak berharap menang.

Di dalem bungkusannya, ada 'bonus' sticker dan bookmark Angels and Demons. Bookmark-nya sih keren... tapi, sticker-nya koq, terkesan asal aja. Mengingatkan gue waktu jaman SMA, pas pelajaran 'prakarya' (??), kita disuruh bikin sticker sendiri, dan mirip beginilah jadinya.
=====
My Life as a Fake
Hidupku Sebagai Seorang Gadungan

Peter Carey


Mengambil latar di Australia, Malaysia, dan Indonesia, dalam novel ini Peter Carey mengisahkan petualangan seorang penyair terlunta Australia bernama Christopher Chubb dalam mencari putri semata wayangnya yang diculik oleh penyair gadungan yang ia “ciptakan” sendiri. Sang penculik mengaku dirinya adalah sosok aktual penyair imajiner ciptaan Chubb yang sesungguhnya tak pernah ada dan sengaja dibuatnya sebagai lelucon untuk mengelabui dan mempermalukan editor sebuah majalah sastra terkemuka.

Cerita penuh warna yang diilhami kisah nyata ini terasa menyentuh, sekaligus menawarkan perenungan melalui perjalanan hidup tokoh-tokohnya yang penuh liku.

"Menghibur habis tanpa henti."
Philip Hensher, The Times
Lincah, berapi-api, dan fantastis … Peter Carey adalah novelis terbaik Australia.
Blake Morrison, Guardian

Friday, May 15, 2009

Dari 'Dewi Sandra'

Watched 'Just Alvin' at Metro TV last night, with Dewi Sandra as guest star.
Well.. again, I've got something. Undirectly, she taught me something - about 'ikhlas' and about 'never give up, because there's always a hope'.

Was it a sign?

Thursday, May 14, 2009

Dari '9 Matahari'...


Gue baru aja selesai menamatkan buku '9 Matahari'. Buku yang gue pilih karena judulnya yang simple tapi menarik perhatian gue. Seolah-olah dari judulnya aja, gue bisa merasakan ada suatu 'semangat'.

Tapi, gue sempat mereka jenuh dan nyaris meletakkan buku ini tanpa menyelesaikannya. Karena ceritanya lamban, dan 'hanya' menceritakan hari-hari seorang Matari Anas - seolah membaca riwayat hidup, memoar seseorang yang gak kita kenal. Bener, deh.. gue sempet membaca beberapa halaman secara sekilas...

Sampai gue menemukan suatu bagian, waktu Tari lagi bener-bener down. Kuliah tersendat - gara-gara belom bayar uang kuliah, hutang ditagih terus tapi bingung mau bayarnya gimana. Sampai-sampai, semua itu mempengaruhi kondisi kejiwaan Tari. Dan... ketika sembuh dan dapet 'pencerahan' dari Tante Hesti... di bagian itu, gue pun ikut mendapat 'pencerahan'... bagian di mana ada 'tiga aturan main kehidupan'. Pertama: 'tidak menggunakan jarimu untuk menunjuk dan menyalahkan orang lain'. Kedua: 'putuskan rantai dendam' - dan yang ketiga: 'Ikhlas' (dikutip dari halaman 179 - 180).

Gue jadi berpikir... gue tau kehidupan gue akhir-akhir ini bukanlah fase kehidupan terbaik yang pernah gue rasakan. Saat-saat terbaik gue adalah bersama Mika, selebihnya, gue ngerasa 'kosong' dan bingung. Di tengah 'ketidakbaikan' ini, gue terus mencari berbagai solusi dan jawaban atas sebuah pilihan, yang sampai detik ini, gue gak tau jawabannya - mungkin gue gak akan pernah menemukan jawaban terbaik, karena banyak yang akan dikorbankan, banyak hati yang terluka apa pun jawaban gue.

Tapi, mungkin bener, kalo gue resapi, gue masih belom ikhlas menerima apa pun yang menimpa gue akhir-akhir ini. Gue selalu menghindar, selalu masih meyakinkan 'ini semua bukan salah gue'. Tapi... gimana cara biar gue ikhlas? Bener-bener ikhlas, gak dendam, dan mencoba percaya apa pun ini adalah yang terbaik dan gue harus kuat...

Makanya, gue nulis 'quotation' di postingan gue sebelumnya. Gue hanya mencoba mencari semangat dengan gue nulis dan mengingat quotation itu...

9 Matahari... really gives me something... dan gue akan mencoba tetap semangat seperti Matari...

Wednesday, May 13, 2009

Update: 50 Books Challenge

Update.. update... lumayan udah nambah lagi...

1.The Wedding Officer – Anthony Capella
2.Maximum Ride #3 – James Patterson
3.The Thirteenth Tale - Dianne Setterfield
4.Breaking Dawn – Stephanie Meyer
5.Q&A – Vikar Swarup
6.The Mysterious Benedict Society – Trenton Lee Stewart
7.Anne of Green Gables – L. M. Montgomery
8.Taj Mahal – John Shors
9.The Tales of Beedle the Bard – JK Rowling
10.To Tokyo to Love – Mariskova
11.Mirror, Mirror on the Wall – Poppy Damayanti Chusfani
12.L – Kristy Nelwan
13.Tea for Two – Clara Ng
14.Kira-Kira – Cynthia Kadohata
15.Good Lawyer – Zara Zettira ZR
16.Cinta Andromeda – Tria Barnawi
17.Spellbound – Jane Green
18.The World of Chrestomanci: Charmed Life (Eric Chant dan Korek Api Bertuah)
19.Glam Girls
20.Glam Girls series: Reputation
21.Honeymoon with My Brother – Franz Wisner
22.Spook’s Apprentice – Joseph Delaney
23.Metropolis – Windry Ramadhina
24.After the Honeymoon – Ollie
25.Orange – Windry Ramadhina
26.Negeri van Oranje - Wahyungirat, Adept Widiarsa, Nina Riyadi & Rizki Pandu Permana

Now Reading:
27.9 Matahari - Adenita
28.Goloso geloso - Tanti Susilawati

wahhh.. ternyata akhir-akhir ini gue banyak baca buku 'asli' Indonesia. Dan nyaris dari penerbit yang sama. Hmmm.. emang sih, lagi nyari yang ringan-ringan... lagian, tulisan-tulisan mereka ok-ok, koq...dan didukung sama cover yang menarik. Jadinya, seneng aja (beli) dan bacanya.