Monday, April 11, 2011

What my little boy said (2)


Lagi baca buku tentang angkasa luar, ada gambar planet-planetnya. Mika tanya satu per satu nama planet yang ada di gambar. Gue kasih tau sampai planet terakhir, Neptunus. Terus gue bilang, “Planet Pluto-nya udah gak ada.” Mika bilang, “Iya, Planet Mickey Mouse-nya juga gak ada.”

Hehehe.. gue sempet rada bengong, baru akhirnya gue ngeh kenapa Mika ngomong begitu.

Ckckckck… Mama yang ‘telmi’.. hehehe…

What my little boy said (1)



Proses metamofosis kupu-kupu by Mika:

Kesatu: telur
Kedua: caterpillar
Ketiga: kepompong
Keempat: jadi butterfly

Kelima: Mika kejer-kejer butterfl
y

Now Reading: The Pilot's Wife

The Pilot's Wife
Anita Shreve @ 1998
Abacus 2003
293 pages

Who can guess what a woman will do when the unthinkable becomes her reality?

Until now, Kathryn Lyons's life has been peaceful if unextraordinary: a satisfying job teaching high school in the New England mill town of her childhood; a picture-perfect home by the ocean; a precocious, independent-minded fifteen-year-old daughter; and a happy marriage whose occasional dull passages she attributes to the unavoidable deadening effect of time. As a pilot's wife, Kathryn has learned to expect both intense exhilaration and long periods alone—but nothing has prepared her for the late-night knock that lets her know her husband has died in a crash.

As Kathryn struggles with her grief, she descends into a maelstrom of publicity stirred up by the modern hunger for the details of tragedy. Even before the plane is located in waters off the Irish coast, the relentless focus on her husband's life begins to bring a bizarre personal mystery into focus. Could there be any truth to the increasingly disturbing rumors that he had a secret? Fighting the impulse to protect herself and her daughter from the details of the crash and the mystery surrounding it, Kathryn sets out to learn who her husband really was—whatever that knowledge may cost. The search will lead her to shocking revelations, testing both the truth of her marriage and the limits of her ability to face it.

From the bestselling author of The Weight of Water, this taut, impassioned novel asks fundamental questions we all have about how well we can really know anyone—even those (or especially those) we love the most. Written with grace and controlled beauty, The Pilot's Wife definitively places Anita Shreve among the ranks of the best novelists writing today.

Friday, April 8, 2011

e-book gratissss...


Sebulan terakhir ini, gue mendapatkan beberapa e-book gratis. – dari goodreads.com, librarything.com dan bellebooks.com. Bingung kapan bacanya. Soalnya gue juga bukan termasuk orang yang betah baca e-book.

Ini nih buku-bukunya:

The Kult - Shaun Jeffrey
The Blackberry Bush - David Housholder
Gone: A Plea for Preservation - Shelby Foote
The Little Known – Janice Daugharty

Weekend tanpa ke Mall (2): Ikutan Klub Dongeng FeMale

@ Taman Langsat, bareng Paman Gery dan Bubu Mimi.

Sejak mendengar promonya di Radio FeMale, gue langsung tertarik untuk mengajak Mika ke acara Klub Dongeng FeMale. Hanya dengan bayar Rp. 50,000 untuk satu orang anak, dapet CD Dongeng dan makan siang untuk anak dan satu orang tua, plus tentunya pengalaman yang seru.

Kalo biasanya acara ini diadakan di studio FeMale, kali ini, diadakan di luar. Pertama kita ngumpul di Taman Ayodya, Barito. Sempat khawatir bakalan hujan, karena cuaca mendung, angin kencang bahkan sempat gerimis. Kita dateng sekitar jam 9. Ngeliat udah banyak anak kecil yang ngumpul. Langsung gue ke tempat registrasi. Seperti biasa, Mika seneng banget ngeliat air mancur. Mika langsung sibuk lari-lari sendiri deh.

Bubu Mini udah sibuk dikerubutin anak-anak kecil yang minta difoto bareng. Begitu Paman Gery dateng, semua anak kecil juga langsung sibuk minta salaman dan foto bareng Paman Gery. Paman Gery menyapa semua anak dengan akrab banget. Mungkin sih emang ada beberapa yang udah rajin kirim sms tiap pagi. Mika juga langsung gue ajak ke Paman Gery, dan ikut salaman, terus langsung di-cup-cup deh sama Paman Gery.

pics from FeMale Radio

Setelah urusan registrasi beres, dipimpin Paman Gery dan Bubu Mini, semua anak-anak berbaris menuju Taman Langsat. Untuk bikin anak-anak ini berbaris dengan rapi, tentu saja bukan hal yang gampang. Makanya, Mika harus selalu gue pegangin, jangan sampe dia heboh dan lari sendiri.

Taman Langsat beda lagi dengan Taman Ayodya. Di sini lebih mirip hutan mini, pohon-pohonnya lebih banyak dan rindang. Matahari yang mulai muncul bisa ‘diredam’ karena pohon-pohon yang bikin teduh. Melewati kali-kali yang baud an kotor, agak mengganggu taman itu sendiri jadinya.

Di tengah ‘hutan’, udah disediain alas duduk untuk para anak-anak. Mika pun duduk anteng di sana. Tanpa banyak basa-basi, dongeng dimulai. Dongengnya bercerita tentang seorang pangeran yang selalu bilang ‘tidak’. Mungkin karena belum ngerti, Mika memang duduk, gak berisik dan rewel, tapi, kadang-kadang, matanya ngeliat ke sana-sini, celingak-celinguk, kadang topang dagu. Gue takut malah Mika ngantuk.

pics from FeMale Radio

Tema acara kali ini adalah ‘belajar berkata baik’, setelah dongeng selesai, ada acara ‘treasure hunt’. Anak-anak dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 10 anak, Mika dan Darrell kebagian kelompok orange. Anak-anak ini akan diajak keliling taman, untuk cari kertas dengan tulisan kata-kata baik, seperti ma’af, tolong, terima kasih, dll. Terbagi dalam 4 pos. Di setiap pos, ada crew FeMale yang nunggu, dan akan kasih clue di mana harus nyari gulungang kertas. Yah, karena mungkin Mika dan Darrell termasuk peserta paling kecil, jadinya selalu kalah cepet untuk ngedapetin gulungan kertas.

Di pos ke 3, Mika sepertinya mulai bosen. Mika susah disuruh ikut kumpul dan baris, maunya jalan-jalan sendiri. Untung setelah pos 3, langsung menuju pos terakhir, yaitu posnya Paman Gery. Di sana, anak-anak ‘melapor’ kata apa aja yang mereka temukan. Setelah itu, makan siang. Oh ya, sebelum makan siang, sempet main puzzle dulu. Lagi-lagi, karena paling kecil, Mika dan Darrell gak ‘kebagian’ puzzle-nya. Mika hanya gue minta, kasih puzzle ke anak yang lebih tua, ya, at least, biar Mika ikut merasa ada ‘kontribusi’nya.

Ternyata, anak-anak duluan yang makan (suported by Pepper Lunch). Pas dapet makanan, Mika bilang, “Hmm.. enak banget.” Terus dia duduk di tiker, baca doa, minum dan buka makan siangnya. Disendoklah nasinya pelan-pelan, terus bilang lagi, “Enak ya…?” Dan gue baru sadar kalo itu rada pedes, gara-gara Darrell gak mau makan, ow..ow… ternyata, nasinya itu Salmon Black Pepper. Hehehe.. tapi, Mika udah makan beberapa sendok dan anteng aja tuh.. Hehehe.. as long as itu nasi, Mika sih hayoooo aja…

Setelah makan, sibuk foto-foto lagi sama Paman Gery dan Bubu Mini, terus, antri untuk dapetin goody bag yang isinya CD Dongeng, plus makan siang untuk orang tuanya. Sebelum pulang, Mika ‘pamit’ lagi sama Paman Gery dan Bubu Mini, cup-cup lagi sama mereka berdua.

Bulan depan udah niat pengen ikutan lagi. Semoga tempatnya tetap seru dan unik. (Dalam hati gue jadi berniat, pokoknya tiap bulan harus ada jalan-jalan yang gak nge-mall.. hehehehe…)

Malemnya Mika teler. Ditambah karena siangnya mampir ke rumah Fayyaz dulu, Mika jadi gak tidur siang. Malah main sepedanya Nasywan. Padahal sepeda itu masih terlalu besar buat Mika, tapi Mika gak mau dibantuin, dia bilang, “Tuh, Mika bisa kan… tuh, kan, jalan sendiri.”

Jam 12 malem Mika kebangun, “Mama… baca doa dulu.” Hehehehe, ternyata Mika inget kalo sebelum tidur, belum baca doa…

Thursday, April 7, 2011

8 tahun


… bekerja di HBT.

Mulai gue masih hanya cengar-cengir, senyam-senyum kalo denger orang becanda
Sampai sekarang gue bisa ikutan nyela

Mulai dari kantor masih hanya 30 orang
Sampai sekarang hampir 100 orang

Mulai dari accounting masih tiga orang dan ruangannya kecil
Sampai sekarang udah ada 7 orang dan have a big room

Mulai dari yang semangat… sampai akhirnya sempat mengalami saat-saat jenuh bekerja

Mulai dari masih single… sampai sekarang udah ada Mika

Wednesday, April 6, 2011

Drama (setiap) Senin Pagi


Gue: Mika…. Bangun, yok… mau anter mama ke pager gak?

Gue: Mika… mama kerja dulu… bangun ya…

(sambil melek sedikit)
Mika: mama ganti bajuuuu….

*mamanya yang udah rapi disuruh ganti baju tidur lagi*

Gue: lho… kan mama mau kerja.
Mika: Mama gak boleh kerja. Mama bobo’ lagi sama Mika

Versi lain
Mika: Mama hair dryer-nya lama-lama aja. Biar mama ditinggal

Versi lain lagi
Mika: Mama kerjanya di rumah aja. Nabungnya dari rumah aja