Thursday, November 11, 2010
Monday, November 8, 2010
Now Reading: Water for Elephants
Water for Elephants (Air untuk Gajah)Sara Gruen @ 2006
Andang H. Sutopo (Terj.)
GPU - September 2010
512 hal.
Aku tidak banyak bercerita tentang hari itu.
Sebetulnya aku tahu kenapa: aku tidak pernah memercayai diriku sendiri. Aku takut keceplosan. Aku tahu betapa pentingnya menjaga rahasianya, dan memang tetap kujaga rapat-rapat rahasia itu---selama sisa hidupnya, juga setelahnya.
Selama tujuh puluh tahun, aku tidak pernah menceritakannya pada seorang pun.
Kenangan itu masih lekat di benak Jacob Jankowski. Kenangan ketika takdir membawanya ikut rombongan kereta sirkus pada awal tahun 1930-an. Kenangan ketika hidupnya penuh dengan segala keajaiban kasih sayang, kepedihan, dan kemarahan.
Di sana Jacob bertemu dengan Marlena, bintang sirkus yang menikah dengan lelaki yang salah. Juga Rosie, gajah cantik yang dianggap bodoh oleh semua orang. Seperti takdir yang membawa Jacob naik kereta sirkus, takdir pula yang membentuk jalinan cinta antara Jacob, Marlena, dan Rosie, yang pada akhirnya menjadi harapan untuk bertahan hidup dalam rimba sirkus yang kejam.
Friday, November 5, 2010
Bandung - Day 2
Sarapan dulu sebelum mulai activity hari ini. Duh, setiap lagi jalan-jalan, karena heboh, Mika jadi rada susah makan. Pagi ini, Mika makan dua telur ceplok. Katanya, "Mau plok-plok aja."
Setelah sarapan, gue anter Mika ke tempat Kids' Activity. Di sana, ada tempat main bolanya, ada perosotan. Mika seneng dong ngeliat tempat 'mandi bola'. Gue liat Mika udah 'mantep' di sana, baru gue tinggal menuju tempat aktivitas orang dewasa.
Pemanasan dulu, terus, dari instruksi yang dikasih, kita bakalan tracking. Hmmm.. ngeliat sepatu salah satu EO-nya, koq kotor banget. Sepertinya kita bakal ngelewatin medan yang 'berat'.
Gue termasuk di kelompok terakhir. Sebelum jalan, kita disuruh bikin sandwich dengan urutan isi yang udah ditentuin sama EO, baru deh, kita boleh menuju pos pertama. Ceritanya kita mau main 'treasure hunt', di mana di setiap pos, kita akan dikasih potongan petunjuk yang nantinya kalo disatuin akan jadi peta.
Oooo... ooo... ternyata kita melewati ladang dan jalan berlumpur. Karena abis ujan, otomatis jadi becek dan licin. Sempet beberapa kali kepleset dan rada susah mau jalan karena sepatu yang berat kena tanah.
Akhirnya, sampailah di pos pertama. Di sini kita main 'si buta, si bisu dan normal'. Yang bisu mengarahkan gaya, yang normal akan teriak ke si buta.

Baru aja mau jalan dari pos pertama, tiba-tiba hujan. Kata salah satu EO, kita diminta balik aja ke tempat awal. Udah jalan pulang, ada kelompok lain yang bilan, "Ah, maju aja yok, cuma hujan segini aja." Putar balik lagi. Baru beberapa langkah, tiba-tiba hujan makin lebat. Kita nyari tempat berteduh, di salah satu saung di pinggir ladang itu. Gak ada tanda-tanda akan reda. Jadi dengan cuek, kita berbasah-basahan kembali ke hotel.
Kalo yang lain, pada langsung nyebur ke kolam berenang. Gue milih jemput Mika aja. Pas gue sampe di tempat Mika, Mikanya juga baru selesai. Kaya'nya Mika seneng banget. Mika cerita, abis mewarnai botol.
Kita langsung balik ke kamar. Gue mandi, dan Mika juga bersih-bersih. Karena bajunya pada kena cat air. Terus, ke restoran lagi buat makan siang.
Abis makan siang, gue anter Mika ke kamar. Biar Mika tidur dan istriahat, karena malemnya akan ada acara lagi. Setelah itu, gue menuju tempat games lagi. Ada games masak sama fashion show. Gue 'ditodong' ikut lomba masak. hehehe... untuk berkelompok dan gue milih ikut kelompok yang ada suaminya temen gue yang emang jago masak.
Kita dikasih 10 detik untuk milih bahan yang akan dimasak. Semuanya dikumpulin jadi satu di dalam baskom. Langsung aja, kita berunding apa yang mau diambil. Mau masak apa? Dipikirin sambil jalan.. hehehe...
Pertama potong-potong bawang bombay. Gue sih bagian aduk-mengaduk wajan aja. Sementara bagian rasa, itu bagian suami temen gue. Semua dimasukin, ada bawang, susu, smoked beef, bakso, lalu gak ketinggalan oatmeal. Hah? Salah satu partner bilang, "Gue gak mau nyicip yang ini, semuanya campur aduk."
Akhirnya... voila... jadilah 'cream soup'... Si bule yang pertama nyicip, mengangguk-angguk sambil senyam-senyum. Terus salah satu partner juga bilang, "Enak nih.." Hmmm.. biar campur aduk, ternyata enak kan??? Kita berenam, langsung dengan pd bilang, "Pasti juara 1."
Terus ada lomba fashion show yang bikin ketawa sampe sakit perut.
Selesai lomba, balik ke kamar. Mika masih tidur. Gue juga istirahat sebentar. Mandi, terus siap-siap lagi. Acara malem dress code-nya batik.
Kumpul di lobby jam 6, naik bis menuju Maja House - yang tempatnya di sebelah Kampung Gajah.
Hmmm... dari segi tempat, untuk ruang tempat kita duduk sendiri gak terlalu besar. Jarak ke panggung jadi jauh. Udah gitu panggungnya di bawah (hmm.. bukan panggung dong, namanya ya?). Acara dibuka dengan permainan perkusi dari siapa gitu (lupa), terus ada KSP Band (?) dan pembagian door prize plus hadiah-hadiah games. Owww.. tentu saja, si 'cream soup campur aduk' itu jadi juara 1 cooking class! Kita berenam dapet hadiah peralatan masak-memasak (ada 6 jenis yang akan diundi tersendiri)
Karena udah 'jam malam'nya Mika, Mika jadi ngantuk. Mau tidur susah karena berisik. Akhirnya, Mika bisa tidur di salah satu kursi di pojok. Kita pulang jam 9 malem, ikut kloter pertama.
to be continued: Bandung - Day 3 - Last Day
Tuesday, November 2, 2010
dari Sawo Kecik


Wah.. hasilnya... cantik... gue jadi rela nunggu lama untuk mendapatkan barang yang lucu dan imut ini.
Foto bookmarks-nya gue comot dari sawo kecik.
kalo ngeliat hasil kreasi yang lain, kaya'nya pengen pesen macem-macem deh... hehehe.. tapi yang pasti bakal gue pergunakan, ya, bookmarks ini.




