Wednesday, July 29, 2009

Buntelan dari Qanita

“Aku yakin hari-hari yang indah dan manis bukanlah hari-hari saat peristiwa yang sangat hebat atau menakjubkan atau menarik terjadi. Tapi, hari paling indah adalah ketika ada peristiwa yang membawa suatu kenikmatan kecil sederhana, satu demi satu, bagaikan butir-butir mutiara lepas dari seuntai benang.” (Anna of Avonlea – hal. 254)

Quotation di atas 'mengantarkan' gue jadi salah satu yang beruntung mendapatkan 'Anne of the Island'. Harusnya gue seneng sih, karena setelah beberapa minggu mencoba, gue gagal terus... dan gara-gara itu, gue yakin banget gue gak bakal menang, mengingat gue memang bukan termasuk orang-orang yang beruntung yang suka menang quiz-quizan. Makanya, beberapa hari sebelumnya gue mampir gramedia, gue memutuskan untuk beli tuh, buku 'Anne of the Island'... ehhh... andai gue lebih bersabar dikit (karena toh, sampe rumah, gue juga gak langsung baca buku itu)... ternyata, gue menang di minggu ke-empat.

Gue udah baca sampe halaman 157... dan gue makin jatuh cinta dan sayang sama Anne (mmm... lebay.com, deh...). Sampai saat ini, gue lebih suka buku ketiga ini dibanding 'Anne of the Avonlea'. Yang gue suka dari buku Anne ini, meskipun kadang kekanakan, kadang suka berlebihan, tapi, Anne suka mengucapkan kalimat-kalimat sederhana tapi menyentuh dan 'menggetarkan'... hehehe...



===
Sam melepas topi jeraminya dan berkata, "Kau mau sama aku nggak?" "Ap … apa! Maksudmu… MENIKAH denganmu?" tanya Anne, bingung.

"Yap."

"Tapi, aku tak mengenalmu," seru Anne kesal. "Ntar kalau kita udah kawin kamu bakal kenal," kata Sam.

Anne, yang telah beranjak dewasa, hijrah ke Kota Kingsport untuk kuliah. Tak hanya disibukkan dengan studinya, Anne juga direpotkan oleh panah-panah cinta, baik dari orang yang diimpikan maupun dari orang yang sama sekali tak diharapkan. Tak heran bila ia berujar kesal, “Kenapa sih, lelaki tak bisa menggunakan akal sehatnya?”

Banyak pengalaman menarik, lucu, dan menggugah dalam masa kuliah Anne. Mulai dari pertemuannya dengan Philippa Gordon, gadis cantik kaya tapi plin-plan, tinggal bersama tiga sahabatnya di Patty's Place yang menyenangkan, lamaran-lamaran yang membuyarkan impian, hingga merencanakan pembunuhan kucing! Seru, kocak, sekaligus menyentuh, dan lagi-lagi menampilkan kepolosan serta semangat petualangan khas Anne Shirley!

No comments: