Tuesday, January 19, 2010

Now Reading: Moonlight Waltz

Moonlight Waltz
Fenny Wong
Gagas Media, Cet. II, 2009
246 Hal


Melupakan orang yang disayangi sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah ditemui.

Dan itulah yang terjadi pada Arlin. Demi tetap dekat dengan orang yang disayanginya, dia harus berpuas diri dengan lebel 'sahabat' dan berusaha mengenyahkan perasaannya.

Namun, setiap kali Aldo memainkan piano, Arlin menyadari kebohongannya sendiri. Semua terasa semakin menghimpit dan berat ketika Liora muncul. Cewek itu berhasil mendapatkan perhatian istimewa dari Aldo.

Arlin terusik. Dia merindukan keadaan dulu, ketika hanya ada dia dan Aldo-tanpa Liora. Perasaan yang dia pendam dan berusaha keras dilupakan itu muncul kembali. Arlin menginginkan Aldo hanya untuk dirinya. Kali ini, lebih dari seorang sahabat....

Tapi, apakah itu mungkin? Sebab, mereka berdua tahu alasannya mengapa tak bisa lebih dari sekadar sahabat.

ps: wooowww... 'kontras' banget dengan The Girl with The Dragon Tattoo - buku lain yang juga lagi gue baca.. hehehe.. biar 'balance', biar 'cool down' sembari 'berpacu' dengan Blomkvist & Salander :)

No comments: