Thursday, June 10, 2010

Now Reading: Ghostgirl: Homecoming

Ghostgirl: Homecoming
Tonya Hurley @ 2009
Berliani M. Nugrahani (Terj.)
Penerbit Atria - Cet. I, April 2010
346 hal.

Mana mungkin surga ternyata adalah sebuah kantor telepon?
Setelah lulus dari Kelas Pendidikan Kematian, Charlotte berharap pintu surga terbuka lebar untuk menyambutnya. Nyatanya, dia malah harus menangani hotline untuk remaja bermasalah. Dan yang lebih payah, sementara teman-temannya sibuk bekerja, teleponnya tidak sekali pun berdering! Rasa kesepian begitu menyiksa Charlotte jika bukan karena Maddy, teman barunya yang baik hati dan penuh perhatian.

Sementara itu, Petula terlempar ke pintu kematian gara-gara pedikur yang gagal. Scarlet pun rela mempertaruhkan hubungannya dengan Damen sekaligus nyawanya untuk menyelamatkan kakak yang dibenci-namun-disayanginya itu. Upaya Scarlet sekali lagi mempertemukannya dengan Charlotte. Dan bersama-sama, mereka menjelajahi Alam Kematian dan Alam Kehidupan demi Petula. Akankah upaya mereka berhasil? Mampukah Charlotte menahan diri dari godaan Alam Kehidupan dan Damen yang masih tampan dan menawan?

Dan yang terpenting, ketika kesempatan untuk menjadi seorang Ratu Homecoming hadir di depan matanya, mampukah Charlotte menolaknya?

Tuesday, June 8, 2010

The Next Best Thing...


"Yang terbaik setelah cinta," katanya padaku, "adalah menjadi seorang ibu."
(Perfect Match - Jodi Picoult, GPU - May 2010, hal. 229)

Monday, June 7, 2010

Now Reading: Perfect Match

Perfect Match (Pasangan Sempurna)
Jodie Picoult @ 2002
Julanda Tantani (Terj.)
GPU - Mei 2010
504 hal.

Nina Frost, pengacara untuk anak-anak yang dianiaya. Bekerja keras memastikan sistem hukum yang memiliki banyak lubang bisa menahan para pelaku kejahatan di belakang terali. Tapi ketika anak laki-lakinya yang berusia lima tahun, Nathaniel, mengalami trauma karena penganiayaan seksual, Nina dan suaminya, Caleb---seorang pengrajin batu yang tenang dan praktis---hancur, tercabik-cabik dalam amarah dan keputusasaan di hadapan sistem pengadilan yang menggelikan, sesuatu yang Nina kenal dengan baik. Dengan mudahnya kejujuran dan pembelaan absolut Nina dijungkirbalikkan, dan dengan membabi buta dia mencari sendiri keadilan bagi anaknya---apa pun konsekuensinya, apa pun pengorbanannya.

Wednesday, June 2, 2010

Now Reading: The Hunger Games

The Hunger Games
Suzanne Collins
Hetih Rusli (Terj.)
GPU - Oktober 2009
408 hal.

Dua puluh empat peserta. Hanya satu pemenang yang selamat.

Amerika Utara musnah sudah. Kini di bekasnya berdiri negara Panem, dengan Capitol sebagai pusat kota yang dikeliling dua belas distrik. Katniss gadis 16 tahun tinggal bersama adik perempuan dan ibunya di distrik termiskin di Distrik12.

Karena pemberontakan di masa lalu terhadap Capitol, setiap tahun masing-masing Distrik harus mengirim seorang anak perempuan dan anak lelaki untuk bertarung sampai mati dan ditayangkan secara langsung di acara televisi "The Hunger Games". Hanya ada satu pemenang setiap tahun. Tujuannya adalah: membunuh atau dibunuh.

Ketika adik perempuannya terpilih mengikuti Hunger Games, Katniss mengajukan diri untuk menggantikannya. Dan dimulailah pertarungan yang takkan pernah dilupakan Capitol.

Publishers Weekly's Best Books of The Year
New York Times Notable Children's Book of 2008


Bad Connection

Papa: Tadi handphone mama ketinggalan
Mama: Iya
Papa: Terus, tadi papa sms mama
Mama: ???
Papa: Mau ngasih tau kalo handphone-nya ketinggalan
Mama: ??? *tulalit*

(inspired by true story
)





Tuesday, June 1, 2010

Now Reading: Ayu Manda

Ayu Manda
I Made Iwan Darmawan @ 2010
Grasindo, 2010
330 hal.

Mengisahkan tentang gadis bangsawan bernama Ayu Manda, yang juga penari Legong di tengah perubahan sosial-politik tahun 60-an di Bali. Juga upayanya untuk bertahan dalam strata feodalisme, poligami dan cinta terlarang karena perbedaan kasta.

Dia hidup dalam lingkungan kasta, yang dalam banyak hal menguntungkan dirinya, namun pada beberapa hal sistem ini memperlakukan dirinya tidak adil, termasuk dalam hubungan cinta.

Ayu Manda juga harus berkompetisi dengan saudaranya untuk mendapat perhatian dalam keluarga poligami yang dibangun sang ayah.

Dalam dunia menari, Ayu Manda juga harus merebut perhatian dari penonton. Baik saat ia menjadi penari Legong di usia kanak kanak. Atau saat ia berubah menjadi penari Joged yang eksotis saat remaja.

Ayu Manda juga harus mengalami jadi pelarian, saat gerombolan mencarinya karena dirinya dianggap terkait partai politik terlarang.


===

Ayu Manda, novel langka tentang gadis bangsawan Bali, yang terpilih dan memilih untuk menjadi penari. Bersetting era awal tahun 60-an , pembaca dibawa larut dalam keseharian tokoh-tokohnya yang tumbuh dan berkembang bersama pasang surut keadaan, cinta dan pengianatan. Dipaparkan pula arus perubahan pemikiran para tokoh terhadap kasta, poligami dan perdebatan moderenitas serta nasionalisme secara sporadis, membuat novel ini menjadi dinamis.
* Ayu Bulantrisna Djelantik
Penari legong senior dan dokter

Bersetting kehidupan pulau Bali, novel ini secara menggairahkan memaparkan kisah klasik pergulatan karakter manusia yang nyata dan tak terlupakan dalam struktur kasta. Menggunakan bahasa yang segar dan penuh lirik, Iwan darmawan dengan tajam menyoroti perlakuan terhadap cinta terlarang, seperti bagaimana wanita di belahan dunia lain sering dimarginalkan.
* Janet DeNeefe
Pendiri & Direktur Ubud Writers & Readers Festival

Novel ini seperti mesin waktu yang membawa pembaca ke sebuah masa di Bali. Pendeskripsian detail seni budaya Bali menantang imajinasi pembaca untuk terlibat secara terus menerus dalam realita kehidupan para tokoh serta konflik – konflik yang menyertainya. Hal tersebut menyebabkan novel Ayu Manda menjadi warna baru di tengah mosaik karya tulis di Indonesia.
* Vera Verranza Jasmine
Pianist dan Penyuka baca buku

Kelincahan Iwan Darmawan dalam menggambarkan kejadian-kejadian dramatis kehidupan penari pada masa yang dinamis dalam sejarah modern Bali, membuat saya merasa terbawa ke alam pikiran orang Bali yang tersembunyi di balik senyum dan tata tutur yang halus. Dan ini menjadi sebuah pengalaman budaya yang sangat mendebarkan.
* Mari Nabeshima Ph.D.
Ethnomusicologist lulusan Tokyo National
University of Fine Art and Music.

Novel ini ditulis seorang jurnalis dan fotografer yang memiliki pemahaman yang cermat akan seni dan budaya Bali. Keberaniannya menampilkan Bali secara detail dan utuh, tentunya berasal dari kajian akademis yang didalaminya selama ini. Namun demikian, novel ini amat mudah dicerna. Lugas dan tidak bertele tele. Saya merekomendasikan novel ini sebagai bagian dari koleksi pustaka dalam mempelajari dan mempromosikan seni pertunjukan dan kebudayaan Bali.
* Prof. Dr. I Made Bandem
Budayawan - The College of the Holy Cross,
Massachusetts, USA

Short term memory loss


Sometimes I feel like Dory in Finding Nemo