Showing posts with label movie. Show all posts
Showing posts with label movie. Show all posts

Monday, July 1, 2013

Monster University







Akhirnya, ‘berhasil’ ngajak Mika nonton di bioskop. Selama ini, Mika suka gak mau, karena masih suka rada takut kalau gelap. Tapi, karena ini kita nonton bareng-bareng, Mika pun jadi excited untuk nonton Monster University. Bahkan seminggu sebelumnya, gue kasih liat gambar poster MU di koran, terus ngajak Mika bikin gambar monster yang lucu-lucu.



Kesan pertama waktu masuk ke dalam studio-nya, Mika bilang, “Dingin banget. Lain kali kalo nonton lagi harus bawa jaket ya, Mama.”





Kalau awalnya, gue pikir Monster University adalah sekuel dari Monster Inc., ternyata justru ini ada prekuel-nya. Mika Wazowski yang sering dianggap ‘sebelah mata’ oleh monster lain – katanya ia tak cukup menakutkan. Padahal dibutuhkan monster yang bisa mengumpulkan jeritan anak kecil yang paling lantang agar bisa menjadi sumber energi di negeri para monster ini. Ketika berkunjung ke Monster Inc., terinspirasilah Mika oleh salah satu monster, yang membuatnya bertekad menuntut ilmu di Monster University dan menjadi the Scare Monster.


Tapi dibutuhkan perjuangan yang panjang, karena lagi-lagi, Mika menjadi bahan olok-olokan di kampus itu. Padahal ia murid yang sangat cemerlang. Ia hafal segala teori untuk menakuti-nakuti anak kecil. Belum lagi, ia harus bersaing dengan Sulley Sullivan, yang menyandang nama besar orang tuanya sebagai monster yang hebat.

via Likes.com
Well, film ini mengajarkan tentang sebuah perjuangan, pembuktian diri, kerja keras dan pastinya persahabatan.


Tau gak sih… after five years… ini adalah film yang pertama gue tonton. Yup, semenjak melahirkan Mika, gue belum pernah lagi nonton di bioskop. Dan, gue pun terhibur nonton bareng Mika.



Tapi, yah, sayangnya Mika gak ngeliat ending dari film ini, gara pengen pipis. Padahal tinggal dikittt lagi, tau-tau Mika bilang, “Pengen pipis, mama.” Gue pengen nyuruh Mika tahan sebentar, tapi mukanya udah memelas banget. Dan ya, Mika sih gak peduli ending-nya seperti apa.



Agenda selanjutnya adalah nonton ‘Turbo’ atau ‘Despicable Me 2’

Friday, October 28, 2011

Smurf - The Movie


There is a place.
A place that knows no sadness, when even feeling blue is a happy thing.
A place inhabited by little blue beings three apples high.

La la la la la la... sing a happy song
La la la la la la ....smurf the whole day long


Waduh..waduh… my favorite cartoon character.. ada film-nya. Kenapa setelah sekian lama baru ada yang bikin filmnya? Dibanding karakter kartun lain, rasanya emang Smurf kurang begitu populer. Si makhluk biru setinggi 3 buah apel ini sudah berhasil mencuri hati gue sejak gue SD.

Film ini masih berkisah tentang Gargamel (Hank Azaria) yang pengen banget menculik para smurf untuk mendapatkan esens kebahagiaan. Smurf-smurf ini emang happy selalu, mereka bahkan punya Happy Song yang dinyanyiin setiap lagi kerja.


Alkisah si Clumsy – si Smurf Ceroboh gak sengaja ‘membawa’ Gargamel dan kucingnya masuk ke desa Smurf. Hancurlah desa Smurf. Semua Smurf berlarian ke hutan untuk menyelamatkan diri. Dasar Clumsy, malah nyasar lewat jalan yang salah. Papa Smurf, Smurfette, Brainy, Gutsy, dan Grouchy mengejar Smurf menuju air terjun. Saat itu, tibalah saat Blue Moon, sebuah pusaran menarik para Smurf ke dunia lain – dunia manusia.

Mereka pun terdampar di New York, dan masuk ikut terbawa ke rumah pasangan Winslow (Neil Patrick Harris & Jayma Mays)

Terjadilah kejar-kejaran antara smurf dan Gargamel.

Wah, nonton ini serasa nostalgia. Love them as always. Mika pun cukup terhibur ngeliat Smurf yang kecil dan imut-imut itu. Bahkan Mika bisa bersenandung Happy Song-nya Smurf.

*mbak Riana, pinjem opening-nya :)

Thursday, May 19, 2011

[Movie] Rio

Weekend kemarin, film Rio ini ditonton sampai 3 kali – 3 hari berturut-turut. Pertama, mungkin karena belum ngerti jalan ceritanya, Mika masih setengah-setengah nontonnya. Kedua dan ketiga, nonton sampai habis dan sesekali ikut cekikikan. (Apakah gue bukan ibu yang baik karena membiarkan anaknya nonton?)

Rio ini bercerita tentang seekor burung Macaw bernama Blu (kebetulan bulunya memang berwarna biru). Ia berasal dari hutan tropis di daerah Brazil. Sepertinya, Blu ini ‘sebatang kara’, karena dia hanya di sarangnya sendirian, ngeliatin sesama burung kecil lainnya lagi belajar terbang. Tapi, sebelum sempat belajar terbang, Blu kecil keburu ditangkap sama orang-orang tak bertanggung jawab, dan dibawa ke Amerika.

Gak sengaja, kotak tempat Blu disimpan jatuh di depan rumah seorang gadis bernama Linda. Linda inilah yang akhirnya merawat Blu hingga dewasa. Sampai dewasa pun Blu gak bisa terbang. Sampai-sampai ia mengira dirinya adalah seekor burung onta, karena berbangsa burung, tapi gak bisa terbang.

One day, seorang pemuda bernama Tulio datang dan meminta Linda untuk membawa Blu ke Brazil. Mengingat Blu adalah burung Macaw jantan satu-satunya dan kalau gak segera dicarikan pasangan, ada kemungkinan spesies mereka akan punah.

Berangkatlah mereka ke Brazil – dan di laboratorium Tulio, Blu ‘dipertemukan’ dengan seekor burung Macaw betina bernama Jewel.

Sesimple itu kah? Gak dong…. Mereka berdua terlibat petualangan, menyelamatkan diri dari penjual burung-burung illegal yang terus berusaha menangkap mereka. Mereka harus ‘berlari-lari’, karena Blu gak bisa terbang, sementara kaki mereka dirantai. Mau gak mau, Jewel harus ngikutin Blu untuk lewat jalan darat.

Yang gue suka dari film ini, selain emang ceritanya yang lucu, adalah ngeliat burung-burung yang warna-warni. Lagi pada nyanyi-nyanyi di hutan. Belum lagi ngeliat anak-anak burung yang bulet-bulet menggemaskan.

Friday, May 6, 2011

Movies...


Gue suka banget sama bukunya, dan tentu aja, pengen banget juga nonton filmnya. Semoga main di Indonesia. Dan semoga juga, Robert Pattinson lebih 'enak' diliat daripada di Twilight Saga.

via IMDb

Satu lagi, yang ditunggu-tunggu - Cars 2, rencananya, kalo film ini main di Indonesia, pengen ngajak Mika nonton di bioskop. Secara Mika 'fans' beratnya Lighting McQueen.

Tuesday, February 22, 2011

[Movie] Mater's Tall Tales


Hari sabtu, sebelum pergi ke acara HBT Care, gue sempet nemenin Mika nonton ‘Mater’s Tall Tales’. Mika kan penggemar karakter Cars, Madagascar sama Happy Feet.

Mater’s Tall Tales ini terdiri dari beberapa kartun pendek. Inti ceritanya adalah Mater yang pengen ‘tampil’, jadi superhero dan terkenal seperti temennya si Lightning McQueen. Ada yang Mater jadi dokter, pemadam kebakaran, penyanyi rock, matador bahkan detektif. Alur ceritanya nyaris sama semua, ada dua mobil ‘perempuan’ genit – Mia dan Tia – yang jadi penggemar setia Mater, menjelang akhir cerita, muncul McQueen yang jadi ‘pelengkap penderita’, terus, McQueen akan bertanya dengan nada gak percaya, sampai akhirnya muncul satu tokoh yang seolah ‘mengkonfirmasi’ kebenaran cerita Mater.

Untuk orang dewasa, tentunya setelah nonton 2 episode, bakal ketebak episode selanjutnya. Tapi, untuk anak-anak, film animasi satu ini tetap lucu. Mater bener-bener jadi mobil 'narsis'. Sukses membuat Mika dan gue cekikikan.


Thursday, February 3, 2011

Let's Sing... !

Celebrating Imlek... mari kita bernyanyi sambil 'mengenang' Meteor Garden... :)



Qing Fei De Yi (Harlem Yu)

*nanyi wangji chuci jian ni
yi shuang miren de yanjing
zai wo naohai li ni de shenying huisan bu qu

wo ni de shuangshou ganjue ni de wenrou
zhen de youdian tobuguo qi
ni de tianzhen wo xiang zhenxi
kandao ni shuo weiqu wo hui shangxin o...

reff :
zhipa woziji hui aishang ni
bu gan rang ziji kao de tai jin
pa wo mei shenme nenggou gei ni
ai ni ye xuyao hen da de yongqi

zhipa woziji hui aishang ni
yexu you tian hui qingbuzijin
xiangnian zhi rang ziji ku le ziji
aishang ni shi wo qing fei de yi

repeat *
repeat reff

[music]

shenme yuanyin ye...
wo jingran you hui yujian ni
wo zhen de zhen de bu yuanyi
jiu zheyang xianru ai de xianjing oh...

repeat reff

aishang ni shi wo qing fei de yi



Thursday, January 27, 2011

[Movie] Serigala Terakhir

Nonton ‘Serigala Terakhir’ semalem. Kebetulan gue belum ngantuk, dan di SCTV ada film ini. Yah, lumayan deh, buat bikin ngantuk. Dan, gue rada tertarik sedikit nonton film ini, karena ada faktor ‘Vino’-nya.. hehehe… Tapi, ternyata, nonton ini bikin gue stress….

Dari awal sampai akhir, isinya berantemmmmmm terus. Di awal, sih, mungkin masih ‘simple’, masih sebatas anak-anak muda, 5 orang yang bersahabat, anak kampung yang merasa ‘jagoan’, lebih sering pake fisik daripada pake otak. Di antara 5 orang itu, memang tokoh Jarod (Vino G. Bastian), yang lebih ‘manusiawi’, karena cenderung lebih pendiam. Bisa lebih berterima kasih, rasa setia kawannya paling besar – ini ditunjukkan ketika ia membela Ale (Fathir Muchtar) yang nyaris ditusuk pake pisau, yang membuat Jarod harus masuk penjara. Tapi, dari 4 orang yang katanya sahabatnya itu, gak ada yang berani buka mulut untuk membela Jarod. Kehidupan penjara yang keras pun membuat Jarod jadi pribadi yang semakin keras.

Ya itu, di awal, pertarungan antar gang yang emang ‘mengerikan’… makin ke belakang, makin ‘berdarah’. Isinya penuh dengan balas dendam, makin gampang menghilangkan nyawa orang. Jarod yang keluar dari penjara, akhirnya bergabung dengan gembong pengedar narkoba, yang merupakan musuk besar dari kelompok teman-teman lamanya.

Ya udah deh, isinya saling balas dendam, tembak-menembak, Jarod emang jadi semakin keras, meskipun ia masih ingin kembali bersahabat dengan teman-teman lamanya. Tapi, ketika orang-orang yang disayanginya disakiti, ia tidak peduli apakah itu teman atau lawan.. yang penting balas dendam.

Selain berantem dan kekerasan, film ini juga penuh dengan kata-kata ‘A****G’, ‘B*****T’, dan sejumlah kata makian lainnya.

Gue sih gak sampe abis nontonnya, jadi gue rada penasarannya juga sama endingnya. Siapa yang bakal jadi ‘serigala terakhir’? Tapi, sumpah, gue udah keburu stress, makanya ya, sudahlah, gue matiin aja tv-nya. Dan menurut gue, film ini jadi hanya mengumbar kekerasan semata. Dan, I don’t like some of Vino’s outfit. Apalagi celana ketat bermotifnya… uuuuhhh.. please……apalagi pas udah berkumis tipis dan rambut klimis, gak banget dehhhhh… Dan, emang gue gak cocok banget nonton film beginian.


Friday, November 19, 2010

Monday, July 19, 2010

[Movie] My Name is Khan

Akhirnya, film ini gue tonton juga. Gue pernah dikasih dvd My Name is Khan sama temen gue, udah lama banget. Tapi, gak sempet-sempet gue tonton. Dari hasil berkunjung ke beberapa blog, katanya film ini bagus. Temen gue tanya, "Ada nari-narinya gak?" Gue bilang, rasanya gak ada, karena ini filmnya rada serius dan lebih ke Hollywood dibanding Bollywood.

Dan, kemarin, kakak gue beli DVD-nya juga. Sambil bungkus kado-kado buat keponakan gue, gue nonton film ini.

Ceritanya berlatar belakang soal rasisme di Amerika setelah peristiwa 9/11. Rizwan Khan (Shahrukh Khan), warga India Muslim yang tinggal di San Fransisco. Ia mengidap sindrom Asperger. Kepolosannya, keluguannya, membuat Mandira (Kajol) jatuh cinta dan akhirnya mereka menikah, meskipun berbeda keyakinan. Mereka hidup bahagia dan bersahabat dengan tetangga mereka yang orang asli Amerika.

Tapi, peristiwa 9/11 mengubah segalanya, usaha mereka mandeg, belum lagi perlakuan yang diterima anak mereka, Shameer, hingga harus mengorbankan nyawanya.

Mandira menuntut Rizwan untuk mencari presiden Amerika, dan bilang, "My name is Khan, and I am not a terrorist," biar anak mereka tidak mati sia-sia dan dicap sebagai anak teroris.

Mulailah perjalanan Rizwan mencari Presiden Amerika Serikat, sebuah usaha yang tentu saja gak gampang.

Endingnya menurut gue terlalu klise dan 'mudah'. Tapi, secara keseluruhan film ini bagus banget. Bintang 4,5, deh... Gambarnya indah, gue ikutan terbawa 'emosi' kalo ngeliat ekspresi Rizwan yang polos, tapi bisa melakukan tindakan yang tak terduga-duga.

Highly recommended...

Monday, June 28, 2010

Glee on Sunday: Theatricality


Bad Romance
Artist: Glee Cast
(originally performed by Lady Gaga)


Oh-oh-oh-oh-oooh!
Oh-oh-oooh-oh-oh!
Caught in a bad romance

Oh-oh-oh-oh-oooh!
Oh-oh-oooh-oh-oh!
Caught in a bad romance

Rah-rah-ah-ah-ah!
Roma-Roma-ma-ah!
Ga-ga-ooh-la-la!
Want your bad romance

Rah-rah-ah-ah-ah!
Roma-Roma-ma-ah!
Ga-ga-ooh-la-la!
Want your bad romance

I want your ugly
I want your disease
I want your everything
As long as it's free
I want your love
Love-love-love
I want your love

I want your drama
The touch of your hand
I want you leather studded kiss in the scene
And I want your love
Love-love-love
I want your love
Love-love-love
I want your love

You know that I want you
And you know that I need you
I want a bad,your bad romance

I want your loving
And I want your revenge
You and me could write a bad romance
I want your loving
All your love is revenge
You and me could write a bad romance

Oh-oh-oh-oh-oooh!
Oh-oh-oooh-oh-oh!
Caught in a bad romance

Oh-oh-oh-oh-oooh!
Oh-oh-oooh-oh-oh!
Caught in a bad romance

Rah-rah-ah-ah-ah!
Roma-Roma-ma-ah!
Ga-ga-ooh-la-la!
Want your bad romance

I want your horror
I want your design
'Cause you're a criminal
As long as your mine
I want your love
Love-love-love
I want your love

I want your psycho
Your vertical stick
Want you in my room
When your baby is sick
I want your love
Love-love-love
I want your love
Love-love-love
I want your love

You know that I want you
And you know that I need you
I want a bad,your bad romance

I want your loving
And I want your revenge
You and me could write a bad romance
I want your loving
All your love is revenge
You and me could write a bad romance

Oh-oh-oh-oh-oooh!
Oh-oh-oooh-oh-oh!
Caught in a bad romance

Oh-oh-oh-oh-oooh!
Oh-oh-oooh-oh-oh!
Caught in a bad romance

Rah-rah-ah-ah-ah!
Roma-Roma-ma-ah!
Ga-ga-ooh-la-la!
Want your bad romance

Rah-rah-ah-ah-ah!
Roma-Roma-ma-ah!
Ga-ga-ooh-la-la!
Want your bad romance

Walk walk fashion baby
Work it
Move that bitch crazy
Walk walk fashion baby
Work it
Move that bitch crazy
Walk walk fashion baby
Work it
Move that bitch crazy
Walk walk fashion baby
Work it
Imma Freak bitch baby

I want your love
And I want your revenge
I want your love
I don't wanna be friends

Oh-oh-oh-oh-oooh!
Oh-oh-oooh-oh-oh!
Caught in a bad romance

Oh-oh-oh-oh-oooh!
Oh-oh-oooh-oh-oh!
Caught in a bad romance

I want your loving
And I want your revenge
You and me could write a bad romance
I want your loving
and all your love is revenge
You and me could write a bad romance

Oh-oh-oh-oh-oooh!
Oh-oh-oooh-oh-oh!
Caught in a bad romance

Oh-oh-oh-oh-oooh!
Oh-oh-oooh-oh-oh!
Caught in a bad romance

Rah-rah-ah-ah-ah!
Roma-Roma-ma-ah!
Ga-ga-ooh-la-la!
Want your bad romance Pictures


Wednesday, June 23, 2010

Smurf - The Movie

Wowww.... Smurf bakal ada film-nya! Tapi, nanti, baru tahun 2011. Hihihi... ini adalah salah satu karakter kartun favorit gue sejak kecil. Koleksi komik Smurf gue lumayan lengkap... tapi itu duuullluuuu.. sebelum lagi-lagi, hilang, dipinjem gak balik atau robek-robek.

Uuuuhhh.. mudah-mudah, gue bisa nonton film ini. Kalo tahun depan, kali-kali Mika udah bisa diajak nonton juga.


Monday, June 21, 2010

[Movie] The House of Sand and Fog

Pas malem minggu, nyari-nyari acara tv yang bagus, gue 'menemukan' film ini di MetroTV. Karena gak ada pilihan lain, gue tontonlah film ini, itu pun udah di tengah-tengah. Jadi gak tau awal ceritanya kaya' gimana. Tapi, dari cerita yang hanya setengah gue tonton itu, gue bisa menangkap sedikit cerita dari film ini.

Tentang Kathy (Jennifer Connelly) yang terpaksa kehilangan rumahnya sendiri, karena tidak bisa membayar pajak atas rumah tersebut. Akhirnya, rumah itu dibeli oleh keluarga jenderal, imigran asal Iran - Massoud Amir Behrani (Ben Kingsley). Kathy dan Lester, suaminya, terus merongrong Behrani agar mau melepas rumah itu. Tapi, ternyata Behrani malah berniat menjualnya.

Kathy putus asa dan beberapa kali mencoba bunuh diri. Lester mencari jalan yang menentang hukum untuk mendapatkan rumah itu.

Kisah ini berakhir tragis banget.

Duh.. ngeliat rumah yang ada di pinggir tebing. Suram dan dingin. Gue juga jadi ikutan ngerasa tertekan ngeliat Mrs. Behrani yang gak bisa berbuat apa-apa untuk me'lunak'kan hati suaminya yang keras itu.

Mereka - keluarga imigran asal Iran itu - hanya mencoba mencari kehidupan baru di Amerika. Tapi, ancaman deportasi dari Lester, malah membuat Behrani semakin keras. Gak ada yang mau ngalah... tapi akhirnya, semua harus kehilangan...

Film ini - ternyata - pernah masuk nominasi Oskar. Film adaptasi dari novel (yang kaya'nya gak ada jadi pilihan gue mengingat filmnya aja sangat muram). Tapi, it was good to watch good movie... ya, meskipun gak dari awal.

Tuesday, June 1, 2010

Monday, April 12, 2010

[Movie] Everybody's Fine

Udah lama banget gue gak nonton film di dvd atau ke bioskop. Ya.. terutama sejak ada Mika. Jadi paling-paling gue nonton film di tv atau lebih milih baca buku atau tidur...

Nah, temen kantor gue minjemin gue film 'Everybody's Fine'. Dia bilang, "Tonton nih, bagus banget untuk yang udah jadi orang tua." Wow... tampaknya berat.

Kalau diliat dari pemainnya, cukup menjanjikan. Ada Robert De Nir (who doesn't know him?), Drew Barrymore, Kate Beckinsale sama Sam Rockwell (yang terakhir ini gue gak pernah denger namanya, setelah gue browsing ternyata dia salah satu tokoh antagonis di Charlie's Angels).

Gue sih baru nonton separo, karena keburu ngantuk. Tapi, untuk singkatnya, ini film tentang seorang ayah - Frank Goode (Robert De Niro) yang bangga banget sama anak-anaknya. Robert yang jadi komposer, Rosie yang jadi artis? (gue lupa), sama Amy yang sukses di bidang advertising. Ada satu lagi sih yang namanya David, seorang pelukis. Tapi, si David ini gak muncul, hanya namanya aja yang bolak-balik disebut.

Dan, Frank ini ayah yang kesepian. Istrinya sudah meninggal, dan anak-anaknya sibuk dan tinggal jauh dari dia. Waktu dia mau ngadain acara kumpul keluarga, gak satupun anaknya yang dateng karena alasan pekerjaan.

Makanya Frank memutuskan untuk mengunjungi anak-anaknya.

Nah, gue baru sampai kunjungan Frank ke tempat David - yang ternyata gak ada di apartemennya, sama Amy yang tinggal di Chicago. Keliatannya aja keluarga Amy harmonis banget, padahal gak gitu kenyataannya.

Hmmm... ngeliat sosok Frank yang sendirian di rumah, berusaha menunjukkan kebanggaannya terhadap anak-anaknya sama orang lain, padahal di hati dia nahan sedih dan kecewa - gue jadi inget sama my own parents, especially my father.

Gue jadi berpikir, seperti apa gue di mata orang tua gue, seberapa sering gue ngecewain mereka, apa gue pernah bikin mereka bangga?

Gambaran di film itu, yang sering bikin gue gak pernah bisa ninggalin orang tua gue, selalu pengen bisa jalan bareng sama mereka, dan selalu sama-sama mereka.

Satu lagi harapan gue, semoga gue gak akan merasa sendiri ketika Mika udah besar nanti.

Tampaknya gue harus nonton lanjutannya...

Monday, February 15, 2010

You Jump.. I Jump...

Gak lebaran, gak natalan, gak tahun baru... dan sekarang gak lagi valentine.. RCTI muterin film Titanic lagi. OMG... apa gak ada film romantis yang lebih baru? Kaya'nya bakal jadi film romantis sepanjang jaman - mungkin mengalahkan Romeo & Juliet atau Gone with The Wind (meskipun gue belom pernah nonton yang terakhir ini.. hehehe)

Ok..ok... gue pernah 'termehek-mehek' waktu nonton Titanic... gak pernah bosen kalo denger 'My Heart will Go on'... Gue ikutan antri waktu film ini baru keluar, kalo gak salah waktu lebaran tahun 1997? nonton di bioskop bareng kakak and adek gue. Gue pun jadi sempat nge-fans sama Leonardo de Caprio. gue malah sempet ngumpulin gambar-gambarnya yang gue ambil dari majalah. Awwww...

Tapi.. ketika gue liat film ini lagi... berkali-kali... berulang-ulang... gue malah bosen... gue gak termehek-mehek lagi... 'feel'nya gak sedahsyat dulu.. hahaha....

Wednesday, February 10, 2010

I'm not the Actor...


Semalem nonton 'Pirates of the Caribbean: Dead Man's Chest:. Seinget gue, dari 3 seri Pirates of the Caribbean, yang bagian kedua ini belum gue tonton. Tapi, bukan film-nya yang pengen gue share, tapi lebih ke Johnny Depp-nya. Hehehe...

Johnny Depp, termasuk salah satu aktor favorit gue. Kenapa? Karena di setiap film, karakternya beda. Gayanya yang cool, kadang urakan, kadang slenge-an, kadang serius. Liat aja waktu jadi Jack Sparrow - ngeselin, tapi lucu. Atau, waktu jadi Mr. Willi Wonka di Charlie and the Chocolate Factory - sok polos tapi pinter dan cerdik. Hmm.. apalagi ya? Hmmm... jadi detektif penakut di Sleepy Hollow. Dan.. o.o..o... jangan lupa: 21 Jump Street!!! Hehehe.. ini tontonan gue waktu SMP.

Talking about favorite actors, selain Johnny Depp, gue suka Will Smith, dan untuk dalem negeri, favorit gue adalah Lukman Sardi.

Monday, January 18, 2010

OST from Radit & Jani


Tentang Kita
by: Peterpan

Waktu terasa semakin berlalu
tinggal kan cerita tentang kita
akan tiada lagi kini tawamu
tukapus kan semua sepi dihati

ada cerita tentang aku dan dia
dan kita bersama saat dulu kala
ada cerita tentang masa yang indah
saat kita berduka saat kita tertawa

teringat di saat kita tertawa bersama
ceritakan semua tentang…..

ada cerita tentang aku dan dia
dan kita bersama saat dulu kala
ada cerita tentang masa yang indah
saat kita berduka saat kita tertawa

Radit & Jani

Malem sabtu kemarin, gue nonton film 'Radit & Jani' di RCTI. Huhuhuhuhu... gue (hampir) menangis... huhuhuhu... sedihhhh..

Film tentang kisah cinta dua anak muda yang 'pemberontak'. Jani, anak orang kaya, tapi dia lebih milih untuk pergi dan menikah dengan Radit, cowok yang punya ketergantungan dengan narkoba, gak punya pekerjaan jelas. Jani sendiri juga gak bisa dibilang anak 'manis' dan manja. Berbekal mimpi-mimpi dan janji-janji indah, mereka berdua nekat pergi dari rumah.

Gue pikir, film ini bakal 'mengumbar' kisah cinta yang gak jelas. Penuh hura-hura atau mabuk-mabukan aja. Tapi, makin ke belakang... lho.. lho... koq makin sedih?

Kata Jani, "Setiap gue lagi sedih, gue selalu inget sama 'suatu hari nanti' itu akan ada." (kira-kira begitu, sih katanya)