Friday, August 20, 2010

Little Mister Maker

Mister Maker salah satu acara favorit Mika yanga ada di CBeebies. Seneng banget ngeliat si Mister Maker bikin macem-macem, mulai dari yang simple sampai yang agak ribet. Mika selalu tanya, "Bikin apa ya, Mama?" Terus, Mika juga seneng bagian 'Shape' yang dikitik-kitik pake kemoceng biar bangun. Mika bilang, "Tuh, dikelitikin." Jadinya, kadang-kadang kalo mau bangunin Mika pun, gue suka iseng kelitikin hidungnya pake tali guling.

Nah, di rumah tuh ada setoples kecil Play Doh yang emang udah lama gue beliin. Tapi, karena waktu itu kaya'nya Mika belum bisa mainin, jadinya gue simpen dulu. Tiba-tiba minggu lalu Mika liat toples itu, dan dia bilang, "Mau bikin-bikin, Mama."





Jadilah, Mika mainin Play Doh-nya. Dengan bentuk yang macem-macem, ada bola, ada yang gepeng, ada yang panjang. Tapi Mika Happy. Sambil bikin bola-bolanya, Mika bilang, "Putel-putel... Putel-putel... Putel-putel." Atau, kadang Mika bilang, "Mama, bikinin Monas.", "Mama, bikinin tractor."




Ini salah satu 'selingan' kalo Mika lagi bosen main sama mobil-mobilannya.

Thursday, August 19, 2010

Baa Baa Black Sheep and Timmy Time

Terakhir Mika sekolah sebelum libur, kira-kira dua minggu yang lalu, art & craft-nya bikin 'domba'. Selembar kertas yang udah ada gambar dombanya ditempelin kapas, jadi seperti domba yang bulunya lebat banget.

'Terinspirasi' dari sekolah Mika ini, gue iseng nge-print beberapa lembar gambar Timmy Time - salah satu favoritnya Mika. Gue ajak Mika untuk tempelin kapas di gambar Timmy Time-nya. Tapi, biasa deh, Mika sempet panik waktu ada kapas nempel di tangannya. Dan, selain seneng nempelin kapas-kapasnya, Mika juga seneng menjet-menjet botol lem. Jadilah lemnya berceceran di seluruh kertas. Semua badan Timmy Time ketutup kapas. Hehehe.. jadi gak keliatan lagi 'wujud' Timmy Time-nya.




Gue lagi 'semangat' untuk ajak Mika sedikit 'kreatif' dan mau nyoba mainan lain, selain bikin mobil-mobilannya 'macet'. Hehehe.. setelah mendengar Female Parenting Club tadi pagi di Female Radio, gue jadi pengen meluangkan waktu buat bermain sama Mika lebih banyak lagi tiap weekend.

Now Reading: The Miraculous Jorney of Edward Tulane

The Miraculous Jorney of Edward Tulane (Perjalanan Ajaib Edward Tulane)
Kate DiCamillo @ 2006
Bagram Ibatoulline (Ilustrasi)
Dini Pandia (Terj.)
GPU - November 2006
208 Hal.

Dahulu kala, di rumah di Egypt Street, tinggallah kelinci porselen bernama Edward Tulane. Kelinci itu sangat bangga pada dirinya sendiri, dan memang beralasan: ia dimiliki anak perempuan bernama Abilene, yang memperlakukannya dengan penuh kasih dan amat sangat menyayanginya.

Lalu, suatu hari, ia hilang.

Maka dimulailah perjalanan luar biasa Edward Tulane: dari dasar laut ke jala nelayan, dari puncak gunung sampah ke dekat api unggun gelandangan, dari tempat tidur anak yang sakit keras ke jalan-jalan kota Memphis. Dan selama perjalanannya itu, ia jadi tahu---bahwa hati yang paling rapuh sekalipun dapat belajar menyayangi, kehilangan, dan menyayangi lagi.

Notes: iseng-iseng gue beli buku ini di Trimedia - Mall Ambasador. Hanya dengan 15ribu saja. Sebetulnya masih banyak buku-buku Gramedia lain yang diobral. Tapi hanya ini yang menarik perhatian.

Tenda Sirkus yang 'Gagal'

Gue mendapat ide untuk bikin tenda sirkus dari blog dreamesh. Gue pikir, "Wah, kaya'nya seru nih, kalo bisa main sirkus-sirkusan di rumah." Karena setelah ngeliat sirkus beneran, gue pengen Mika juga bisa seru mainin di rumah.

Jadilah gue persiapkan semua peralatannya, karton putih yang udah di-print pola tenda sirkus dan binatang-binatangnya, lem, krayon merah, gunting. Gak ketinggalan print out instruksi cara pembuatan tenda sirkus itu. Mulailah gue 'bekerja'. Sementara Mika sibuk dengan mainannya atau corat-coret di buku gambar, gue sibuk ngewarnain tenda sirkus itu.




Ya...ya... gue memang suka 'berharap' terlalu banyak. Padahal gue tau sendiri, kalo gue bukan orang yang 'terampil' dan rapi kalo ngerjain prakarya (hahahah.. sejak jaman SD dulu, prakarya gue selalu berantakan!). Dan betul, atap tenda udah ok... tapi begitu bikin badan tendanya, o...o.... ternyata karton yang gue pakai terlalu tebal, akhirnya tendanya gak bisa melingkar dengan sempurna. Yaahhhh... tendanya gagal deh.

Malah akhirnya, atap tenda dipakai jadi topi-topian sama Mika. Hehehe... at least, ada juga yang bisa di'gunakan' Mika buat main.


Tenang, Mika... next time will be better, and Mama will find another great idea!

Wednesday, August 18, 2010

Menu Buka Puasa: Sushi...!!!

Minggu lalu, gue pengen banget makan sushi. Pas abis dari BCA GKBI, pas di sebelah atm-nya ada Coffee Bean. iseng gue liat, eh... masih ada sushi-nya. Meskipun bukan seperti yang gue bayangkan, tapi daripada gue terbayang-bayang terus, ya udah deh, gue beli deh sushi yang juga emang tinggal satu-satunya, namanya Nishiki Roll.


Pas buka, setelah minum sama makan kurma, gue mulai deh makan sushinya. Hmmm.. tapi memang gak seenak yang gue bayangkan, tapi cukuplah 'memuaskan' lah... Hehehe.. daripada gak sama sekali.


Breakfast Time




Tadi pagi, pas turun ke bawah, sambil digendong, Mika bilang, "Mika mau makan." Sampai di bawah, buru-buru dia minta diturunin, terus duduk di kursi makan orang dewasa. "Mika mau duduk di sini," gitu katanya. Karena belum sampai, jadinya harus ditinggi pake bantal. Dan semenjak bulan puasa, kata-kata pertama Mika kalo bangun, "Udah terang. Mau buka puasa."

Terus, tadi pas ditanya, "Mika makan roti pake apa?" Mika jawab, "Pake meisjes ceres." Hehehe....

Mika in Red & White




... memperingati 17 Agustusan di Legenda Wisata, kebetulan di kamarnya Darrell ada bendera Merah Putih gede dipasang di jendela. Mika iseng main-mainin benderanya. Dan kebetulan, bajunya Mika merah putih juga.