Monday, July 5, 2010

New Shanghai Circus

Nonton akrobat or sirkus, kaya'nya lagi 'happening' di keluarga kita. Mengingat gimana excited-nya Mika dan Darrell nonton Moscow Circus, begitu tau ada Indonesia International Circus Festival, kita langsung cari info tentang acara itu.

Publikasinya cukup ok. Di website-nya, katanya ini adalah yang pertama dan terbesar di Asia Tenggara. Di acara, itu ada dua sirkus utama, Cirque Le Masque dari Amerika sana New Shanghai Circus. Karena kita 'berasumsi', Cirque Le Masque mirip sama Moscow Circus, kita pilih New Shanghai Circus aja. Dan, katanya lagi, bakal ada panggung-panggung kecil untuk band-band lokal sama pertunjukkan atraksi kaya' sulap, akrobat, sama musik-musik tradisional.

Perjalanan menuju Senayan, ampunnnn... macet banget. Mulai dari Cibubur, di tol Jagorawi, sampai tol kota. Padatttt... Di Senayan sendiri emang lagi berlangsung banyak banget acara. Ada Pameran buku, ada Bobo Fair, ada Festival Jajanan Bangau. Makanya semua tumplek-blek...

Kakak gue udah nunggu di Hilton. Jadi, dari Hilton kita tinggal jalan kaki sedikit menuju arena festival sirkus itu. Sampai di sana, gue rada kecewa sedikit. Begini nih, akibat kebanyakan 'mengkhayal' gara-gara baca buku or nonton film. Di bayangan gue, arena parkir timur itu bakal seperti pasar malam. Ada badut-badut main bola, ada badut yang pake engrang... pokoknya rame deh. Tapi yang gue liat cenderung 'sepi-sepi' aja. Stand makanan rame, tapi buat gue kurang menarik. Jajanan tradisional hanya ada tauge goreng sama kerak telor. Yang lain, jual hot dog, minuman, gulali bahkan stand pop mie banyak banget. Terus, panggung-panggung kecilnya malah kosong. Gak ada pertunjukkannya. Ada sih satu panggung kecil, tempat tradisional show, rombongan tanjidor lagi siap-siap. Ada juga sih arena untuk permainan anak-anak, kaya' carrousel.

Jam 17.45, pertunjukkan New Shanghai Circus dimulai. Pemainnya masih muda-muda banget. Kira-kira umur 9 - 20 tahunan. Ngeliat atraksi mereka dengan musik mengalun pelan, beda sama Moscow Circus yang terlihat lebih gegap-gempita dan megah. Gerakan mereka lebih gemulai.. aduh, gimana ya, gue ngegambarinnya.. pokoknya lebih halus. Akrobatnya bukan yang bikin kaget, tapi, tetap mengagumkan.



Foto-foto sementara dari sini dulu

Yang menarik perhatian, atraksi dua anak kecil. Lucu banget (hmmm.. jangan sampai memberi 'inspirasi' untuk Mika dan Darrell berakrobat di rumah).

Tiba-tiba, pas separuh pertunjukkan. Lampu tenda dimatiin. Kita disuruh keluar, katanya takut tendanya ambruk. Emang sih, lagi hujan deras banget. Angin kenceng. Sebelum acara dimulai, ada salah satu penonton yang bilang, "kalo hujan lebat, tendanya bisa ambruk nih."

Ternyata, di kursi bagian depan yang deket pintu masuk, karpetnya udah basah banget. Kita berdesak-desakan di bawah atap di depan pintu masuk. Gak bisa ngapa-ngapain. karena ya, hujan deras, gelap. gak bisa juga mau ke parkiran. udah gitu, kita juga gak tau apakah pertunjukkan bakal dilanjutin atau nggak. Lalu, ada gosip-gosip beredar, kalo tenda tempat Cirque Le Masque rubuh. Ada yang luka.

Setelah agak reda, ada petugas yang bawa payung besar banget, 'mengangkut' kita yang sedang 'terkatung-katung' ke tenda yang lebih proper. Kita dibawa ke tenda tempat penjualan karcis. Di sana juga rame orang-orang yang mempertanyakan 'nasib' mereka. Katanya, besok (hari minggu) dateng aja lagi. Tiket bisa dicap sesuai tanggal yang kita mau. Mereka yakin banget kalo pertunjukkan bisa berlangsung lagi besoknya.

Akhirnya, kita pulang. Udah cape' banget, tapi gak berasa puas. Kecewa berat judulnya. Biarpun bisa dateng lagi, kita semua udah pada il-feel. Padahal, masih banyak atraksi di New Shanghai Circus yang belum kita liat. Mau nyari makan juga udah males, akhirnya begitu sampai rumah, kita bilang, "Tolong bikinin indomie dongggg..."

No comments: